Jaket Motor Bikin Gerah, Kenyamanan Tetap Jadi yang Utama

Jaket Motor Bikin Gerah, Kenyamanan Tetap Jadi yang Utama

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Rabu, 04 Jan 2017 11:48 WIB
Jaket Motor Bikin Gerah, Kenyamanan Tetap Jadi yang Utama
Foto: Khairul Imam Ghozali
Jakarta - Jaket motor, terutama yang untuk touring memang bikin gerah. Biasanya lebih panas dibanding jaket motor harian. Terus apakah kenyamanan berkendara jadi tersampingkan?

Owner Contin Motosports, Vincent Nugroho menepis hal tersebut. "Ya memang risiko jaket motor memang seperti itu, tapi kenyamanan tetap, cuman nyamannya jaket motor sama nyamannya jaket harian beda," ujarnya di Jakarta.

Kenyataan jika jaket motor memang mempunyai kadar gerah yang lebih tinggi tidak ditepis oleh Vincent. Hal tersebut dikarenakan jaket motor dibuat dengan coating. "Karena biasanya dibikin kainnya dengan coating, coating itu pasti menyumbat pori-pori," ucapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan pelapisan atau coating tadi, jaket jadi tidak mudah tembus air saat hujan turun. "Kita masih ada jeda waktu untuk nyelametin diri ke pinggir, pakai jas hujan atau misalnya gerimis kecil pun masih kita panas, risikonya jaket panas (gerah)," tambah Vincent.

Namun Vincent kembali mnjelaskan bahwa biarpun jaket motor itu menimbulkan gerah, fokus kenyamanan masih di jaga. "Tetap kenyamanan jadi fokus kita juga, supaya tidak terlalu sengsara lah di jalan. Kita kan bergelut dengan macet, cuaca tropis juga panas, belum lagi ujan, kita mencoba mengakomodasi ini, supaya kalau hujan ga langsung tembus, ketika panas pun masih bisa bernafas kulit. Jadi kita tetep fokus kenyamanan cuma memang berbeda dengan jaket harian," pungkasnya.

(khi/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads