Service Education Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Slamet menjelaskan ada beberapa faktor dasar cara kerja sistem injeksi di motor Yamaha, diantaranya adalah Throttle Position Sensor, Intake Air Pressure Sensor, Intake Air Temperature Sensor, Crankshaft Position Sensor, Coolant/oli Temperature Sensor, dan Oxygen Sensor.
Slamet menjelaskan fungsi dari masing-masing faktor tersebut, untuk Throttle Position Sensor gunanya untuk mengetahui posisi gas, Intake Air Pressure Sensor untuk mengetahui tekanan udara yang masuk, Intake Air Temperature Sensor untuk mendeteksi suhu udara yang akan masuk ke ruang bakar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau motor gede seperti R1 dan R6 masih banyak lagi sensornya. Ini motor Yamaha yang diproduksi Indonesia, seperti motor bebek, sport dan matik saja," kata Slamet di sela-sela acara Seminar Fuel Injection Yamaha di diler DDS, Jalan Letjen Suprapto No.402 Cempaka Putih, Jakarta, Rabu (19/2/2014).
Setelah itu lanjut Slamet, semua itu akan dilaporkan ke ECU dan dari kontrol ECU akan disalurkan ke actuator yang terdiri dari Fast Idle Solenoid, Idle Speed Control, Fuel Pump, Injector dan Ignition Coil.
"Kerja yang ada di sini atas dasar dari ECU. Selama dia bekerja akan dipantau oleh sensor, begitu juga seterusnya," katanya lagi.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar