Marketing Communication Manager Planet Ban Bagus Ardian mengatakan kalau memasang atau mengganti ban memang terkesan sepele. Cara tradisional pun masih digunakan.
Di bengkel, bila kita ingin mengganti ban biasanya ban dikempeskan dulu lalu kunci dimasukkan di sela ban dan pelek. Kemudian ditekan beberapa kali di beberapa bagian pelek.
"Hal yang biasa dilakukan ini sebenarnya berpengaruh pada kondisi pelek dan ban," ujarnya.
Sebab, lanjut Bagus, ketika hal itu dilakukan, pelek tertekan keras. Selain itu bibir ban juga tertekan berlebihan.
"Padahal bibir ban adalah yang paling utama untuk mencegah udara keluar. Ditambah lagi, kalau masih pakai cara tradisional, kondisi kawat yang ada di dalam ban dikhawatirkan juga ikut terpengaruh yang pada akhirnya mengurangi umur ban," jelas Bagus.
Untuk itu, dia menyarankan kalau masyarakat menggunakan mesin modern untuk melepas dan memasang ban dari dan ke pelek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu
Spesifikasi Motor Listrik Buat Operasional MBG, Harga Mulai Rp 49 Jutaan