Guys, Ini Risikonya Jika Oli Mesin Melebihi atau Kurang dari Takaran

ADVERTISEMENT

Guys, Ini Risikonya Jika Oli Mesin Melebihi atau Kurang dari Takaran

Tim detikOto - detikOto
Sabtu, 29 Okt 2022 19:16 WIB
Auto2000 ICON
Ilustrasi pengecekan pelumas atau oli. Foto: Dok. Auto2000
Jakarta -

Banyak pengendara yang memilih untuk melakukan pergantian pelumas mesin atau oli sendiri. Boleh-boleh saja nih jika memang pengendara atau detikers ingin melakukannya. Akan tetapi, yang patut menjadi perhatian ialah jangan sampai salah takaran ya. Soalnya jika salah, hal tersebut juga bisa merugikan detikers lho.

Seperti yang disampaikan Auto2000, jika pengendara salah melakukan takaran pelumas atau oli mesin, hal tersebut memiliki risiko. Penasaran bagaimana risiko jika salah takaran, simak ulasannya berikut ini.

Oli Mesin Melebihi Takaran

Risiko mengisi oli mesin lebih dari takaran seharusnya adalah dapat membuat performa mesin turun. Tarikan mesin, terutama pada putaran tinggi akan terasa berat karena oli bersirkulasi melebihi kapasitas.

Sehingga konsumsi bensin juga lebih boros karena mesin membutuhkan tenaga lebih besar untuk bergerak. Masalah ini akan berimbas pada kemampuan oli dalam melumasi dan membebani kerja pompa oli dalam mendistribusikan pelumas.

Potensi masalah lain yang dapat terjadi adalah timbulnya kebocoran yang sangat merugikan karena tekanan berlebih yang membebani mesin. Kebocoran biasanya menyusup lewat seal yang kondisinya kurang baik dan dapat terlihat dari rembesan oli menetes keluar dari blok mesin. Dalam jangka panjang, usia pakai pompa dan filter oli mesin akan cepat menurun karena bekerja ekstra keras.

Servis medium mobil kena banjir di Auto2000 Cilandak, Jakarta, Jumat (3/1/2020).Ilustrasi Service di Auto2000 Cilandak, Jakarta. Foto: Luthfi Anshori


Oli Mesin Kurang dari Takaran

Dampak buruk dari mengisi oli mesin kurang dari takaran bisa lebih besar karena risikonya mesin akan mudah panas mengingat debit oli yang bersirkulasi lebih sedikit dari seharusnya. Tenaga mesin akan menurun dan konsumsi bensin menjadi boros karena mesin tidak bekerja pada kondisi ideal. Selain itu, sistem pelumas pada komponen di dalam mesin menjadi tidak merata hingga komponen terkecil dan dapat menimbulkan keausan lebih cepat yang berakibat fatal kalau didiamkan.

Suara mesin akan terdengar kasar karena timbul gesekan akibat pelumas yang penyebarannya tidak merata. Akibatnya, parts mesin berpotensi macet dan berujung rusak karena keausan yang terjadi. Apalagi kalau sampai mesin mengalami overheat dan detikers tidak menyadarinya, risikonya bisa sampai turun mesin untuk perbaikan yang memakan waktu dan biaya yang besar.

Itulah mengapa detikers wajib mengukur volume oli mesin lewat dipstick secara berkala untuk memastikan takarannya sesuai standar yang ditentukan.

"AutoFamily wajib mengisi oli mesin sesuai takaran dan memeriksa volumenya melalui dipstick setidaknya 1 minggu sekali untuk memastikannya tidak kurang atau tidak lebih dari batas normal. Karena jika kurang atau lebih dapat menciptakan masalah pada mesin mobil," terang Aftersales Business Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara.

"Tentu Auto2000 memberikan solusi agar AutoFamily dapat berkendara tanpa perlu repot. Segera ganti oli dengan memanggil THS-Auto2000 Home Servis atau datang ke bengkel Auto2000 dengan memanfaatkan Promo Kupon Servis dan Ganti Oli Toyotayang ditawarkan spesial diAuto2000 Digiroom," Tara menambahkan.



Simak Video "Jangan Asal! Begini Cara Merotasi Ban Mobil"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT