ADVERTISEMENT

Begini Cara Merawat Mobil di Musim Hujan

Luthfi Anshori - detikOto
Rabu, 14 Sep 2022 08:57 WIB
Arus lalu lintas di Simpang Gadog pada Rabu (4/5) sore terpantau ramai lancar. Saat ini di Simpang Gadog diguyur hujan deras. One way masih diterapkan dari Puncak arah Jakarta.
Cara merawat mobil di musim hujan. (Foto: 20detik)
Jakarta -

Intensitas curah hujan sudah mulai meninggi di beberapa wilayah di Indonesia. Maka itu, kamu wajib mempersiapkan mobil supaya aman dan nyaman ketika digunakan di tengah kondisi hujan.

Seperti dijelaskan Auto2000 dalam keterangan resminya, ada beberapa komponen mobil yang perlu di cek kondisinya saat musim hujan. Apa saja ya?

Pertama, kamu harus memeriksa tingkat keausan telapak ban dengan melihat Tread Wear Indicator (TWI) yang ada di alur ban. Telapak ban aus yang melewati batas TWI membuat pengendalian mobil jadi sulit di jalan licin. Periksa juga tekanan udara ban sesuai standar pabrik, sehingga mobil dapat dikemudikan dengan baik.

Kemudian cek rem mobil dengan memeriksa kampas rem dan mengisi tabung minyak rem sesuai takaran. Periksa pula saluran rem dari kebocoran. Cek kondisi aki mobil dan alternator untuk menjaga kinerjanya menyuplai perangkat listrik yang bekerja ekstra saat hujan.

Pastikan wiper dalam kondisi baik, termasuk washer pembersih kaca, lalu gagang dan motor penggerak wiper. Periksa air pembersih kaca, jangan sampai kosong karena akan menyulitkan saat kaca kotor.

Langkah selanjutnya cek semua lampu, mulai lampu utama, sein, fog lamp, hingga lampu belakang jangan sampai ada yang mati. Pastikan AC berfungsi baik supaya tidak mengganggu daya pandang pengemudi lantaran kaca depan berembun. Kaki-kaki seperti sistem kemudi dan suspensi yang optimal turut diperiksa untuk menjaga performa mobil di jalan basah. Periksa pula kondisi mesin mobil agar tidak bermasalah di tengah hujan deras.

Meskipun bukan urusan teknis mobil, tidak ada salahnya memeriksa masa berlaku asuransi mobil dan jenis kerugian yang bisa diklaim. Pada kasus tertentu, mobil kamu dapat rusak akibat terkena pohon atau papan reklame tumbang dan banjir, sehingga harus ada perluasan tanggungan asuransi kendaraan.



Simak Video "4 Hal yang Sering Jadi Biang Keladi Arus Listrik Mobil Tak Stabil!"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/lth)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT