ADVERTISEMENT

Biasakan Isi Bensin Sampai Tangki Penuh, Biar Nggak Begini!

Dina Rayanti - detikOto
Senin, 18 Jul 2022 17:55 WIB
Motorists queue along a street to buy fuel from Lanka IOC fuel station in Colombo on May 24, 2022. - Cash-strapped Sri Lanka sharply hiked fuel prices to a record high on May 24, causing further pain to the countrys 22 million people in its worst crisis since independence. (Photo by Ishara S. KODIKARA / AFP) (Photo by ISHARA S. KODIKARA/AFP via Getty Images)
Isi BBM disarankan sampai penuh tapi jangan luber. Foto: Ishara S. Kodikara/AFP via Getty Images
Jakarta -

Mengisi bensin hingga penuh rupanya memiliki manfaat untuk kendaraan kamu. Mungkin terdengarnya sepele, namun pengendara memang dianjurkan untuk mengisi bensin hingga tangki penuh. Mengutip laman MyPertamina, isi bensin hingga penuh bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Pertama, kamu bisa mencegah angki bensin berembun. Pasalnya, bila tangki bensin tidak diisi penuh ada udara tersisa di atasnya. Udara itu berpotensi berubah menjadi embun. Embun itu jika dibiarkan bisa berubah menjadi air.

Air embun itulah yang bisa membahayakan bahan bakar dan mesin mobil kamu. Kualitas bahan bakar bisa berkurang, dan laju kendaraan berpotensi tersendat karenanya.

Kedua, kamu juga bisa mencegah timbulnya karat pada tangki. Karat yang tercampur dengan bahan bakar bisa menyumbat karburator. Tak cuma itu, serpihan karat juga bisa menyumpat sistem injeksi mobil.

Kalau sudah begini, aliran bahan bakar bisa jadi tidak lancar. Akibatnya mesin jadi tersendat, bahkan kemungkinan terburuknya tidak mau hidup sama sekali. Performa mobil pun bakal terganggu karena ada sumbatan dari serpihan karat tersebut.

Untuk mencegah itu semua, pengendara dianjurkan mengisi bensin hingga penuh tapi tidak perlu luber ya. Kalau luber, dan kebetulan ada percikan api di sekitar maka bisa dengan cepat merambat.

Tak kalah penting, jangan lupa mengisi bensin sesuai anjuran ya. Ini lebih penting dari mengisi BBM sampai tangki penuh. Setiap mobil memiliki rekomendasi bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin. Pastikan RON bahan bakar yang kamu pilih sesuai dengan rasio kompresi mesin.

Misalnya mobil dengan rasio kompresi mesin di atas 10:1, dianjurkan untuk menggunakan BBM RON 92 sekelas Pertamax, Shell Super, ataupun Revvo 92. Adapun kalau rasio mesin di bawah itu, maka masih bisa menggunakan BBM dengan RON 92 sekelas Pertalite atau Revvo 90.



Simak Video "Hati-hati! Menggoyangkan Mobil Saat Isi BBM Ternyata Berdampak Buruk"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/lth)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT