Budget Terbatas saat Servis Mobil di Bengkel Resmi, Pengendara Harus Gimana?

Dina Rayanti - detikOto
Jumat, 10 Jun 2022 14:47 WIB
Servis medium mobil kena banjir di Auto2000 Cilandak, Jakarta, Jumat (3/1/2020).
Budget terbatas saat servis mobil di bengkel resmi, pengendara harus bagaimana? Foto: Luthfi Anshori
Jakarta -

Tak bisa dipungkiri, biaya merupakan salah satu faktor yang membuat pengendara enggan membawa kendaraannya ke bengkel resmi. Umumnya, pengendara harus mengeluarkan biaya lebih besar ketimbang servis di bengkel umum.

Belum lagi kalau diminta untuk mengganti sejumlah komponen. Bisa-bisa budget yang disiapkan untuk perawatan mobil bisa bengkak. Pada dasarnya, bila memutuskan servis mobil di bengkel resmi dan budget terbatas kamu bisa lebih dulu berkonsultasi kepada Service Advisor. Sesuai tugasnya, Service Advisor bakal memberikan mana sekiranya yang bisa dilakukan lebih dulu.

"Kalau pelanggan misalnya estimasi Rp 2 juta tapi hanya punya alokasi Rp 1 juta. Service Advisor akan memberikan yang terbaik kepada pelanggan. Tapi misalnya konsumen bilang 'saya betul-betul hanya ada uang Rp 1 juta mana dulu yang diganti?' taruhlah harus ganti oli kemudian kampas rem habis," jelas Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna.

Bila kasusnya seperti di atas, Suparna menjelaskan Service Advisor akan memberikan saran mana yang harus lebih dulu diganti termasuk dengan estimasi biayanya. Kalaupun dirasa masih melebihi budget, maka pengerjaan yang darurat akan didahulukan. Itupun kata Suparna dikerjakan setelah mendapat persetujuan dari konsumen.

Suparna mencontohkan bila konsumen harus mengganti oli dan juga kampas rem maka dua-duanya terhitung pekerjaan darurat yang harus segera diganti. Tapi kembali lagi, bila kedua pekerjaan itu mengeluarkan biaya lebih dari budget konsumen akan didahulukan yang lebih darurat.

"Kalau pelanggan misalnya bilang hanya ada uang Rp 800 ribu, kalau misalnya gitu kapan ibu atau bapak ada dana lagi. 1 bulan 15 hari boleh, kalau gitu saran saya ganti kampas rem karena hampir habis tinggal tulangnya. Nanti baru setelahnya ganti oli," kata Suparna.

Adapun kata Suparna bengkel resmi bekerja sesuai dengan Standar Operating Procedure (SOP) yang ditetapkan Agen Pemegang Merek (APM). Pun soal harga komponen juga sudah tertera di bengkel.

"SOP itu udah baku. Kalau di tempat kami itu gak ada memaksa pelanggan, kita ada buku, strandar pelayanan fasilitas, dan itu sangat membantu pelanggan. Tujuannya adalah untuk keselamatan dan kenyamanan dari pelanggan kita," ujar Suparna.

Simak Video 'Servis Mobil di Bengkel Resmi Takut Ditembak Harga? Ini Penjelasannya':

[Gambas:Video 20detik]



(dry/din)