Nggak Perlu Ada Pemukulan kayak Mobil Pelat RFH, Lakukan Ini jika Serempetan

Tim detikcom - detikOto
Minggu, 05 Jun 2022 17:36 WIB
Pengemudi pelat RFH pukuli warga di Tol Gatsu (dok. tangkapan layar video)
Foto: Pengemudi pelat RFH pukuli warga di Tol Gatsu (dok. tangkapan layar video)
Jakarta -

Aksi pemukulan dilakukan pengendara mobil dengan pelat nomor RFH. Pengemudi mobil berpelat RFH dilaporkan karena memukul pengemudi lainnya inisial JF di Tol Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan, kasus ini berawal dari serempetan di jalan antara mobil korban dan pelaku. Pengemudi mobil dengan pelat nomor RFH disebut menyalip dari sebelah kiri.

Awalnya korban melintas dari daerah Jakarta Timur. Namun tiba-tiba ada kendaraan pelaku dengan pelat nomor B-1146-RFH memotong laju kendaraan pelapor.

"Dari sebelah kiri ada terlapor yang mengendarai mobil Nissan memotong laju kendaraan dan mengakibatkan mobil pelapor terserempet mobil terlapor," katanya.

Buntut dari kejadian itu, pengendara mobil pelat RFH melakukan tindakan pemukulan. Aksi pemukulan ini tidak akan terjadi jika pengendara tersebut saling toleransi.

Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, mengatakan jika terjadi serempetan di jalan raya, yang harus dilakukan pertama oleh pengendara adalah segera menepi untuk menujukan rasa tanggung jawab.

"Akui kesalahannya dan minta maaf kalau memang hal tersebut akibat dari menggunting (memotong jalur kendaraan lain). Kemudian tawarkan solusi sesuai dengan kemampuan," kata Sony kepada detikcom, Minggu (5/6/2022).

Dia menambahkan, pengendara yang menyerempet itu harus siap tanggung jawab memberikan ganti kerugian. Sebab, itu adalah buah dari kesalahannya.

Seandainya tidak sengaja memotong jalur kendaraan lain ketika menyalip, segera lakukan gesture minta maaf. Gesture minta maaf itu bisa dilakukan dari dalam kabin.

"Kaca film tidak terlalu gelap atau buka kaca, lalu eye contact dengan pengemudi yang 'digunting' dan angkat kedua tangan tertutup. Atau mudahnya beri lambaian tangan saja. Kalau dibilang ribet, itulah konsekuensi dari kesalahan yang kita buat," ucap Sony.

"Orang Indonesia ini pemaaf. Kalau kita minta maaf dan tersenyum pasti konflik terhindar," pungkasnya.



Simak Video "Sederet Fakta soal Ribut Pemobil RFH dan Anak Anggota DPR"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/mhg)