Jangan Panik, Ini Langkah Penting saat Menghadapi Rem Blong di Jalanan

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Sabtu, 22 Jan 2022 14:10 WIB
Sopir Truk Tronton Balikpapan Tersangka, Ini Fakta Terbaru Kecelakaan Maut
Kecelakaan rem blong di Balikpapan Foto: dok. istimewa
Jakarta -

Kecelakaan yang terjadi pada salah satu persimpangan di Balikpapan, Kalimantan Timur kemarin menjadi pelajaran penting bersama, insiden nahas tersebut menyebabkan sejumlah pengendara mengalami luka berat hingga menimbulkan korban jiwa.

Kecelakaan fatal itu melibatkan truk tronton dan sejumlah pengendara yang terjadi di Simpang Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/2/2022), sekitar pukul 06.19 WITA.

Truk kontainer tersebut diduga mengalami rem blong dan sang sopir sulit mengendalikannya. Alhasil, truk itu menabrak para pengendara motor dan mobil yang sedang berhenti di lampu merah.

Belajar dari kejadian tersebut, sebagai pengendara kamu harus paham sejumlah langkah penting ketika kendaraan mengalami rem blong. Hal tersebut sangat krusial karena dapat mempertaruhkan nyawa kamu dan pengendara lain.

Rem blong adalah disfungsi rem yang menyebabkan sistem pengereman tidak bekerja dengan baik, bahkan tidak berfungsi sama sekali. Tentu sangat berbahaya bukan jika terjadi dalam kondisi jalanan yang padat?

Sebenarnya rem blong dapat kamu antisipasi dengan melakukannya dengan benar yang tepat, sehingga dapat meminimalisir kecelakaan besar yang berisiko menimbulkan korban jiwa.

Kecelakaan maut Balikpapan.Kecelakaan maut Balikpapan. Foto: dok. Istimewa

Dilansir dari laman Nissan Indonesia, berikut ini sejumlah langka penting yang wajib dilakukan ketika rem blong.

1. Turunkan Gigi Secara Bertahap

Sebagian besar kecelakaan rem blong terjadi akibat pengendara dalam kecepatan tinggi. Ketika kamu mengetahui bahwa rem mengalami blong, usahakan untuk menurunkan gigi secara bertahap dari tinggi ke rendah.

Ada kemungkinan bahwa putaran RPM (rotasi per menit) akan sangat tinggi ketika kamu menurunkan gigi. Hal tersebut tentu tidak masalah selama kamu menurunkannya secara perlahan. Cara ini biasa disebut sebagai teknik pengereman mesin.

2. Manfaatkan Rem Tangan

Selagi kamu melakukan pengereman mesin, imbangi juga dengan menarik rem tangan. Rem tangan ternyata sangat efektif untuk menurunkan kecepatan.

Ada alasan mengapa rem tangan dilakukan pada langkah kedua, soalnya rem tangan akan sekejap menghentikan ban. Apabila dilakukan secara mendadak hal ini menyebabkan ban menjadi selip sehingga mobil bisa terbalik. Oleh karena itu, turunkan dahulu gigi hingga RPM mulai rendah dan baru manfaatkan rem tangan untuk menghentikan laju kendaraan.

3. Jangan Matikan Mesin

Banyak pengendara yang panik ketika menghadapi rem blong, alhasil mereka langsung mematikan mesin. Padahal, cara tersebut membuat kamu sulit untuk mengendalikan laju kendaraan, terutama pada mobil dengan mengusung power steering.

Justru sebaliknya, pertahankan mesin agar terus tetap menyala. Selain itu, lihat sisi samping kiri atau kanan kamu, jika kondisi lengang usahakan menepi ke pinggir jalan sebisa mungkin.

4. Jauhkan Kaki dari Pedal Gas

Ketika sudah melakukan beberapa cara di atas, pastikan bahwa kaki kamu tidak menginjak pedal gas sama sekali. Jauhkan kaki dari pedal gas agar terhindar dari faktor tidak sengaja menginjak pedal gas.

Ketika kondisi di depan kendaraan sudah aman, cek juga apakah ada sesuatu yang menghalangi atau mengganjal pedal rem.

5. Guncangkan Pedal Rem

Untuk mengantisipasi rem blong, kami juga bisa mengguncangkan pedal rem. Ada kemungkinan bahwa rem blong terjadi hanya sementara waktu karena kesalahan pada sistem.

Walau sistem pengereman sudah berfungsi setelah kamu mengguncangkan rem, bukan berarti mobil sudah bisa langsung digas apalagi dalam kecepatan tinggi. Sebaiknya kamu pergi ke bengkel terdekat agar dilakukan perbaikan.

6. Benturkan Mobil

Cara terakhir ini dilakukan apabila mobil kamu memang tidak bisa berhenti saat rem blong. Usahakan untuk menabrakkan mobil ke suatu objek yang lunak, karena kalau menghantam benda keras bisa berisiko menimbulkan korban luka.

Atau kalau kamu tengah berada di jalan tol dan menghadapi rem blong, kamu bisa mengandalkan emergency safety area atau jalur penyelamat. Keberadaan jalur ini sangat penting sebagai fasilitas forgiving road atau keselamatan pasif pada jalan. Soalnya, jalur ini punya peran penting dalam menurunkan tingkat fatalitas jika terjadi kecelakaan.



Simak Video "Truk Maut Balikpapan, 'Tanggung Jawab' Keselamatan Bukan Hanya pada Sopir"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)