Hujan Terus, Sudah Cek Kondisi Rem Mobil?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 20 Des 2021 12:39 WIB
Sejumlah bengkel mulai didatangi pemudik yang melakukan perawatan kendaraan. Hal itu dilakukan untuk antisipasi hal-hal yang tak diinginkan selama mudik lebaran.
Saat musim hujan, penting mengecek kondisi rem kendaraan. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Akhir-akhir ini hujan kerap melanda. Pengendara dihadapi beberapa tantangan saat jalanan diguyur hujan. Salah satunya adalah soal pengereman.

Saat musim hujan, permukaan jalan cenderung licin dan basah, jarak pengereman kendaraan pastinya akan bertambah dibanding saat permukaan jalan yang kering. Selain kondisi ban, rem juga menjadi unsur yang mempengaruhi jarak pengereman.

Boediarto, General Manager Aftersales Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memberikan beberapa tips untuk mengecek kondisi rem saat musim hujan.

"Setiap komponen yang dilengkapi pada mobil Mitsubishi Motors telah dipersiapkan guna memudahkan dan memastikan pengguna untuk berkendara dengan aman dan nyaman dalam berbagai kondisi. Namun pengguna Mitsubishi Motors tentu harus lebih waspada dan memperhatikan aspek-aspek vital dan juga sikap berkendara termasuk saat memasuki musim hujan," katanya.

Biasanya, setiap perawatan berkala di bengkel resmi akan dilakukan pemeriksaan kondisi sistem rem kendaraan setiap 20.000 km sekali. Pemeriksaan meliputi kuantitas minyak rem, kebocoran minyak rem, ketebalan dan kerataan permukaan piringan cakram, dan ketebalan kampas rem.

Jika kampas rem ditemukan sudah tipis atau habis maka harus segera diganti. Jika masih cukup tebal, maka cukup dibersihkan.

Piringan rem bisa saja mengalami keausan yang tidak rata. Akibatnya ketika mengerem akan berpotensi menimbulkan getaran yang bisa terasa di pedal rem. Kalau sudah begitu harus dicek apakah piringan masih bisa dibubut atau sudah harus diganti.Jika perlu dilakukan pembubutan, sangat disarankan menggunakan alat bubut langsung di kendaraan untuk hasil maksimal.

Selanjutnya adalah memeriksa kondisi dan penggantian minyak rem. Pastikan untuk melakukan pemeriksaan kondisi minyak rem tangki cadangan minyak rem secara rutin seminggu sekali bersama dengan pemeriksaan komponen lainnya. Anda juga sebaiknya mengikuti anjuran penggantian minyak rem setiap 40.000 km dengan minyak rem yang direkomendasikan di dalam Owner Manual ataupun bengkel resmi. Jika sebelum mencapai batas jarak minimal tersebut dan minyak rem sudah habis kemungkinan ada kebocoran yang harus segera diperiksakan.

Pemeriksaan rem ini sebaiknya dilakukan di bengkel resmi guna mendapatkan hasil yang maksimal. Untuk itu, selalu lakukan perawatan berkala di bengkel resmi pada komponen rem ini sebelum terjadinya kerusakan. Perawatan secara rutin tetap lebih baik daripada memperbaiki saat kerusakan terjadi, apalagi untuk peranti rem yang memiliki peran vital ketika berkendara. Pastikan juga suku cadang yang digunakan adalah suku cadang original.



Simak Video "Sumatra Cenderung Berawan-Hujan, Cek Wilayah Lainnya di Sini! "
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)