Belajar dari Mitsubisi Xpander Mundur di Tanjakan: Jangan Salahkan FWD, Ini Tips Nyetir di Tanjakan

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 26 Agu 2021 10:09 WIB
Mobil Xpander Tak Kuat Nanjak Sitinjau Lauik
Tanjakan terjal Sitinjau Lauik. Foto: Youtube Sitinjau Lauik Truck Video
Jakarta -

Viral di media sosial Mitsubishi Xpander gagal menanjak di Sitinjau Lauik, Sumatera Barat. Sitinjau Lauik memang terkenal memiliki tanjakan yang curam. Beberapa mobil hingga truk gagal menanjak di Sitinjau Lauik.

Tapi, jangan keburu menyalahkan sistem penggerak mobil. Xpander yang terekam kamera gagal menanjak ini memang menggunakan penggerak roda depan atau FWD. Menurut Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, hal itu bukan masalah tidak kuat menanjak. Menurutnya, masing-masing karakter penggerak roda ada plus-minusnya.

[Gambas:Youtube]



"Bukan tidak kuat, tapi mobil FWD mudah spin di tanjakan akibat distribusi beban tidak rata sehingga yang seharusnya ban depan mendapat traksi, ini hilang akibat dari beban berpindah ke belakang," kata Sony kepada detikcom, Rabu (25/8/2021).

Lalu, bagaimana cara menangani mobil di tanjakan? Sony menyarankan, saat di tanjakan yang disertai tikungan tajam seperti Sitinjau Lauik, ikuti jalur melebar agar tanjakannya tidak terlalu curam.

"Semakin dalam berada di sudut tikungan, semakin terjal derajatnya, hindari hal ini," kata Sony.

Sony mengatakan, hindari gas yang berlebihan saat menanjak. Hal itu justru membuat ban kendaraan spin akibat hilang traksi.

"Prinsip di tanjakan adalah bisa membagi rata distribusi berat kendaraan, itu susah. Karena pada umumnya pengemudi tahunya cuma digas mobil jalan. Untuk membuat kendaraan sukses menanjak, pastikan ada ancang-ancang dan cari pijakan dengan derajat yang tdk curam, alas rata dan tidak agresif," saran dia.

Sony juga tidak menyarankan memainkan kopling pada mobil manual. Hal itu malah membuat ban penggerak semakin cepat berputar dan mudah selip.

"Mundur dulu (saat tak kuat menanjak dan sampai berhenti) oke kalau kosong dan nggak licin. Tapi lebih baik setir diarahkan melebar supaya sudut tanjakan tercapai ideal," ucapnya.

Sony menegaskan, dalam menaklukkan tanjakan baik menggunakan mobil FWD atau RWD (penggerak roda belakang), sebaiknya lihat faktor sudut jalan terlebih dulu. Kemudian perhatikan alas jalan terbuat dari apa, kondisi keausan ban, serta kering atau basahnya permukaan jalan.

"Jadi untuk meminimalisir gagal menanjak dibutuhkan momen/ancang-ancang dari bawah sebelumnya, sehingga traksi ban terbantu," ucap Sony.



Simak Video "Mobil Jarang Dipakai, Wajibkah Ganti Oli?"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)