Perhatikan Ini Sebelum Beli Toyota Kijang Kapsul Diesel Bekas

Muhammad Hafizh Gemilang - detikOto
Minggu, 11 Jul 2021 17:18 WIB
Toyota Kijang Kapsul 1.8 LGX 1998
Toyota Kijang Kapsul. Foto: Istimewa/William W.
Jakarta -

Mobil dengan mesin diesel oleh beberapa orang, dianggap lebih tangguh, irit dan juga cocok untuk kerja keras. Namun berbeda dengan mobil bensin, tentunya ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan.

Firman Nugraha, salah satu pemilik Toyota Kijang Kapsul Diesel lansiran 2001 dan juga admin dari laman Kijang Kapsul Lovers di Instagram, berbagi tips kepada detikOto tentang apa saja yang perlu diperhatikan sebelum meminang Toyota Kijang Kapsul Diesel bekas.

Hal yang menurutnya paling vital untuk dicek sebelum membeli adalah kondisi kesehatan mesin diesel-nya. "Mobil ini udah bandel, jadi selama yang punya mobil ini selalu merawat dan servis rutin, aman sih harusnya nggak ada bagian yang rawan (rusak)," papar Firman kepada detikOto.

Untuk melakukan pengecekan mesin Toyota Kijang Kapsul Diesel ini, menurut Firman caranya mudah. Calon pembeli bisa membuka tutup oli mesin atau dari dipstick-nya.

"Nanti waktu mesin hidup, coba cek. Kalau ada oli yang nyembur atau semburan udaranya nggak stabil, berarti 'ngobos'," terang Firman.

Mesin 'ngobos' ini adalah istilah yang umum digunakan oleh para pengguna atau pemain mobil diesel. Gejala yang dirasakan ketika mesin ngobos ini adalah tenaga mesin seperti tidak terasa atau sering berkurang.

Banyak hal yang dapat menyebabkan mesin 'ngobos', salah satunya dari keausan silinder, ring seher lemah, seher sudah oblak hingga bagian boring mesin yang sudah baret.

Umumnya, mesin diesel yang sudah ngobos ini akan sulit untuk diperbaiki tanpa overhaul atau turun mesin. Sehingga, mobil diesel bekas yang terindikasi ngobos mesinnya, tentu membutuhkan biaya lebih untuk perbaikannya.

Menurut Firman, selain dengan mengecek dari bagian tutup oli mesin atau dipstick, penting juga untuk mencoba mobil diesel bekas yang hendak dibeli.

Selain mesin, Firman menyarankan untuk memastikan kondisi bodi mobil agar tidak keropos dan mobil bukan bekas banjir.

(mhg/lua)