Awas Cat Bisa Rusak, Ini Cara Poles Mobil yang Benar

Muhammad Hafizh Gemilang - detikOto
Sabtu, 03 Jul 2021 21:20 WIB
Jakarta -

Perawatan mobil secara mandiri di rumah, tentu dapat dilakukan dengan biaya yang lebih murah dibandingkan dengan ke tempat penyedia jasa perawatan mobil. Namun, penting untuk memperhatikan cara yang tepat agar cat mobil tidak menjadi rusak.

Salah satu perawatan mobil yang paling umum adalah poles. Hal ini bertujuan untuk memperindah tampilan cat mobil hingga mengikis lapisan cat yang sudah baret.

Sandi Dwi Putra, pemilik bengkel perawatan mobil Bless Car Care, membagikan beberapa tips untuk melalukan pemolesan mobil secara mandiri. Menurutnya, jika poles asal dilakukan cat mobil justru dapat terkikis dalam hingga menyebabkan cat rusak.

"Pertama pilih dulu alat poles yang tepat. Sekarang banyak yang murah di marketplace, tapi kadang kualitasnya kurang oke. Murah biasanya getar dan tidak nyaman dipakai untuk moles," papar Sandi kepada detikOto.

Sandi menyarankan untuk menggunakan alat poles jenis rotary yang bermerek dan sudah teruji. Sehingga secara penggunaan lebih gampang dan hasil bisa maksimal.

"Poles kan lumayan memakan waktu dan tenaga. Jadi kalau pakai alat yang kurang enak kan jadi capek kitanya. Sementara kalau moles setengah-setengah ya mobil tampak belang," papar Sandi.

Cara Memoles atau poles mobil yang tepatAda dua macam polish pad yang paling umum digunakan oleh memoles mobil Foto: Muhammad Hafizh Gemilang

Tahap berikutnya adalah memilih polish pad yang tepat. Polish pad ini ada berbagai macam dari yang lembut untuk finishing dan keras untuk mengikis bagian mobil yang baret.

"Lalu perhatikan juga polish pad atau busa poles yang mau dipakai. Tiap-tiap busa ada kegunaaanya. Paling umum, bisa pakai pad kuning yang tingkatannya lebih keras untuk cutting atau pakai pad abu-abu yang lebih lembut untuk finishing," ujar Sandi.

"Ini penting karena kalau kita main asal aja, pakai sponge atau pad yang sembarangan malah jadi kenapa-napa. Misalnya kita niatnya mau finishing aja biar kinclong, eh tapi pakai pad yang keras, mobil malah jadi terkikis catnya," papar Sandi.

Kalau alat dan polish pad sudah disiapkan, langkah berikutnya adalah memilih compound yang tepat. Menurut Sandi, ketika melakukan pemolesan dengan alat poles maka pilihlah compound yang kental atau tidak cair.

"Pilih compound yang tepat. Cari tau dulu kegunaannya apa. Karena banyak jenisnya dan kegunaannya beda-beda. Saya sarankan sih kalau untuk rumahan, pakai yang Super Finish Compound 3 in 1," papar Sandi.

"Compound itu, lebih cocok buat rumahan yang nggak terlalu berat perawatannya. Swirl mark, jamur sampai baret halus masih kena pakai compound itu soalnya," lanjutnya.

Lalu langkah yang paling vital adalah memoles mobilnya. Menurut Sandi, ketika hendak memoles pastikan dengan posisi yang rata dan tidak miring.

"Kalau saat poles sih, yang penting rata dan jangan miring. Terus juga, kalau pakai alat yang pasti harus rata dan pastikan tepat. Kalau terlalu lama dipoles, cat bisa botak atau bergelombang," ujar Sandi.

Terakhir untuk hasil lebih maksimal, setelah dipoles mobil dapat diberi wax agar membuat warna cat lebih keluar dan mobil terlihat kinclong.

(mhg/din)