Pakai Kaca Film yang Benar Bikin Nyetir saat Puasa Lebih Lancar

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jumat, 30 Apr 2021 12:05 WIB
Ilustrasi nyetir mobil
Ilustrasi nyetir mobil. Foto: Shutterstock.
Jakarta -

Mengemudi mobil saat puasa bisa saja mengalami dehidrasi. Temperatur yang masuk ke kabin bisa lebih panas dan mempengaruhi kondisi nyetir saat puasa.

V-Kool menyebut, kaca film itu berhubungan dengan temperatur dan efisiensi pendinginan dalam kabin kendaraan. Terlebih dalam situasi lalu lintas yang macet, kaca film yang tak efektif menangkal panas terkadang membuat pengendara terbawa emosi.

Jika ditambah dengan kondisi kabin yang pendinginannya tak efektif dan efisien, maka potensi tersulutnya emosi saat berkendara sangat mungkin terjadi. Hal ini disebabkan kadar gula darah jadi rendah dan dehidrasi karena kepanasan di dalam kabin. Alhasil perilaku berkendara berubah, bisa jadi lebih agresif atau berkurangnya refleks.

"Patut diketahui, bahwa perubahan perilaku dalam berkendara, bisa jadi karena hal-hal yang dianggap remeh padahal sangat menentukan dalam berkeselamatan di jalan raya. Salah satunya adalah penggunaan kaca film. Jika kaca film yang digunakan tak mampu menahan panas dari luar, maka ini akan membuat pengemudi merasa tak nyaman karena dehidrasi. Makanya pemilihan kaca film memberikan pengaruh yang cukup signifikan bagi pengemudi yang sedang melaksanakan ibadah puasa," ujar Vice President Director PT V-Kool Indo Lestari, Linda Widjaja dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom.

Pemasangan Kaca Film V-KoolPemasangan Kaca Film V-Kool Foto: Dok. V-Kool

Menurutnya, temperatur yang cenderung meningkat di kabin bakal membuat pengendara lebih haus ketika menyetir dalam keadaan berpuasa. Maka itu, pemilik mobil perlu memilih kaca film yang tepat. Kaca film dengan penolakan sinar infra merah 98% dan sinar ultra violet 99% diklaim membuat kabin kendaraan lebih sejuk dan nyaman meski di siang hari yang terik.

Pemasangan Kaca Film V-KoolPemasangan Kaca Film V-Kool Foto: Dok. V-Kool

Linda melanjutkan, peran kaca film mampu meredam panas dari sinar matahari ke dalam kabin mobil sehingga suhu di dalam kabin mobil bisa lebih dingin. Kenyamanan pengemudi ketika berkendara dalam keadaan berpuasa bisa tetap terjaga dan memperlambat tingkat dehidrasi. "Saat puasa, konsentrasi serta kewaspadaan saat mengemudi cenderung menurun karena lelah dan dehidrasi," ucap Linda.

Intensitas cahaya dari luar seperti lampu kendaraan atau sinar matahari mempercepat kelelahan pada mata. Di sinilah peran kaca film yang mampu meredam intensitas cahaya berlebih serta sinar UV dari matahari. Sehingga pengemudi tidak mudah merasa lelah dan terjaga konsentrasinya ketika nyetir saat puasa.



Simak Video "Lebih Dekat dengan All New Honda CB150R 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)