Baru Beli Mobil? Awas Baunya Bahaya, Ini yang Perlu Dilakukan

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 29 Mar 2021 14:23 WIB
Ototest DFSK Glory 560
Bau mobil baru mungkin bahaya bagi kesehatan, ini yang perlu Anda lakukan. Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Bau mobil baru mungkin enak bagi sebagian orang. Namun, menurut studi, bau mobil baru berbahaya bagi kesehatan.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Aalekhya Reddam dan David C. Volz dari University of California, mengatakan bahwa bau mobil baru sebenarnya adalah hasil dari sesuatu yang dikenal sebagai off-gassing. Off-gassing adalah pelepasan material yang sebelumnya diserap dalam berbagai material yang digunakan dalam pembuatan mobil. Panas matahari juga dapat mempercepat reaksi kimia.

Bau mobil baru mengandung bahan kimia berbahaya seperti formaldehyde, ethylbenzene, dan toluene. Ini adalah beberapa bahan kimia yang sama seperti penghapus cat kuku, cat dan lem. Bau ini sudah menyebabkan alergi, sakit kepala, mual dan pusing pada beberapa orang. Bahan kimia ini sudah ada dalam daftar karsinogen yang diakui Proposisi California 65 dan juga dapat meningkatkan risiko kanker.

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Pusat Ekologi yang berbasis di Ann Arbor, Michigan, bahan kimia dalam bau mobil baru dapat berbahaya saat terhirup atau tertelan dan dapat menyebabkan dampak kesehatan yang parah seperti cacat lahir, ketidakmampuan belajar, dan kanker.

Apa yang harus dilakukan agar bau mobil baru tidak membahayakan kesehatan? Dilansir Cartoq, para ahli menyarankan bahwa hal terbaik yang dapat dilakukan pembeli mobil baru adalah meminimalkan paparan interior mobil.

Pemilik mobil baru perlu memarkir mobilnya di tempat teduh dengan jendela terbuka agar interiornya berventilasi baik, tapi pastikan lingkungannya aman, ya. Cara ini bakal memastikan bau berbahaya keluar dari kabin sehingga Anda tidak akan menghirupnya.

Jika tinggal di daerah beriklim panas, maka jangan langsung duduk di dalam mobil. Buka jendela dan pintu sebelum masuk karena ini akan membantu gas berbahaya keluar dari kabin.

Disarankan untuk tidak langsung duduk di dalam mobil saat mobil diparkir langsung di bawah sinar matahari. Soalnya, kabin akan mulai memanas karena tersengat matahari. Anda juga dapat menggunakan peneduh matahari untuk meminimalkan penumpukan panas di dalam kabin.



Simak Video "Perjalanan Istimewa ke Yogyakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)