Tak Hanya Karena Jalan Rusak, Velg Mobil Juga Bisa Pecah Gara-gara Ini

Tim detikcom - detikOto
Minggu, 14 Feb 2021 18:04 WIB
Velg mobil bisa pecah gara-gara tekanan angin ban kurang
Foto: Auto2000. Velg mobil bisa pecah gara-gara tekanan angin ban kurang.
Jakarta -

Velg mobil bukanlah komponen yang kuat sekalipun terbuat dari bahan alloy atau besi yang kuat. Maka itu, jika salah dalam perawatan, velg mobil pun bisa pecah tiba-tiba.

Beberapa pemilik mobil memang belum menganggap penting pengecekan velg. Padahal velg tetap memiliki potensi rusak jika bermasalah, terutama di musim hujan yang mengakibatkan banyak jalan berlubang.

Sekuat apapun bahan pembuatnya, tetap ada kemungkinan velg mobil pecah atau rusak karena kelalaian pengemudi. Seperti dijelaskan Auto2000 dalam keterangan resminya, ada dua hal yang bisa menyebabkan velg mobil pecah. Apa saja?

Pertama, tekanan angin ban kurang. Velg memiliki risiko besar untuk rusak kalau tekanan angin ban mobil kurang dari standar karena guncangan ban akan diteruskan ke velg, terutama mobil dengan ban profil tipis atau ban yang tidak sesuai standar.

Menimbang risiko tersebut, detikers disarankan untuk menggunakan ban standar dan menerapkan prinsip safety driving untuk mengurangi risiko ban mobil melindas lubang dengan kecepatan tinggi.

Kedua, velg retak. Selama hanya kerusakan ringan seperti baret karena terkikis trotoar, kerusakan pada velg masih dianggap wajar. Tapi jika sudah terlihat ada keretakan atau permukaan velg sudah tak bulat sempurna, disarankan untuk menggantinya dengan yang baru.

Jangan berspekulasi dengan memperbaikinya sendiri, karena konstruksi pelek sudah berubah dan sulit untuk bisa kembali normal seperti sediakala yang akan mempengaruhi sistem pengendalian dan kenyamanan mobil, akan sangat berbahaya jika diabaikan lantaran dapat mengakibatkan kecelakaan.

"Musim hujan seperti sekarang membuat kita harus lebih waspada selama di perjalanan. Jangan sampai pelek mobil Anda rusak karena menabrak lubang. Jika tidak bisa dihindarkan dan pelek mobil rusak, segera ganti dengan yang baru," jelas Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000.

Dalam beberapa kasus, velg depan yang rusak akan menyebabkan getaran di kemudi. Tapi umumnya kerusakan velg tidak akan dapat dirasakan kecuali di saat bersamaan ban juga rusak seperti pecah atau benjol. Oleh karenanya, segera tepikan mobil dan periksa kondisi ban dan velg setelah mobil menabrak lubang atau gundukan jalan dengan kecepatan tinggi.



Simak Video "Mobil Jarang Dipakai, Wajibkah Ganti Oli?"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)