Bahaya Menanjak di Belakang Truk, Segera Lakukan Ini

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jumat, 29 Jan 2021 15:48 WIB
Truk pengangkut air minuman dalam kemasan terguling menimpa mobil di Jalan Raya Bogor - Sukabumi. Mobil yang tengah diparkir itu pun ringsek.
Truk terguling menimpa mobil. Foto: Syahdan Alamsyah
Jakarta -

Berkendara di dekat kendaraan besar sangat berbahaya. Praktisi keselamatan berkendara tidak menyarankan berkendara di sekitar truk. Makanya selalu ditegaskan agar segera menjauh ketika berada di dekat truk besar.

Yang terbaru, ada sebuah kecelakaan truk menimpa mobil di Jalan Raya Bogor-Sukabumi. Peristiwa itu bermula dari sopir truk yang mengantuk. Sopir mengaku mengantuk sehingga hilang kendali dan terguling. Sebagian muatan terlihat berserakan di jalan. Truk menimpa sebuah mobil.

Menurut praktisi keselamatan berkendara yang juga Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, truk memiliki titik buta atau blind spot alias area yang tak terlihat oleh pengemudi. Jika kendaraan lain berada di area blind spot, kendaraan tersebut dalam keadaan rentan.

"Truk itu blind spot-nya besar, sehingga sering kali kendaraan yang berada di sampingnya tidak terlihat, rentan tertabrak. Segera menjauh!" kata Sony.

Tak jarang pula kecelakaan truk terjadi di sebuah tanjakan. Terkadang, truk menanjak dengan berat. Beberapa kali juga terjadi kecelakaan truk yang tak kuat menanjak dan mundur lagi. Hal itu cukup berbahaya bagi pengendara di belakangnya. Untuk itu, sebaiknya segera menjauh jika berkendara dekat truk.

"Ketika dilihat ke depan ternyata jalan merayap akibat ada truk yang terseok-seok menanjak, jaga jarak cari alternatif memungkinkan nggak untuk mendahului atau cari tempat menepi yang aman," ujar Sony kepada detikOto, Jumat (29/1/2021).

Jika ada kesempatan, lanjut Sony, lihat marka jalan. Jika marka jalan berupa garis putus-putus berarti aman, segera menyusul.

"Jangan coba-coba mendahului secara bersamaan dengan mobil di depannya, lakukan satu per satu," sebutnya.

Sony juga mengatakan, apa pun muatannya, rata-rata truk sekarang memiliki muatan berlebih alias overload. Risiko terbesarnya adalah muatan tersebut ambruk.



Simak Video "Truk Terguling di Tanjungsari Sumedang, Lalin Macet"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)