Mengapa Tingkat Keausan Ban Depan dan Ban Belakang Mobil Berbeda?

Luthfi Anshori - detikOto
Rabu, 20 Jan 2021 06:06 WIB
Servis medium mobil kena banjir di Auto2000 Cilandak, Jakarta, Jumat (3/1/2020).
Mengapa tingkat keausan ban depan dan ban belakang mobil berbeda? Foto: Luthfi Anshori
Jakarta -

Pabrikan menyarankan pemilik mobil untuk merotasi ban kendaraannya ketika sudah dipakai dalam jarak tempuh tertentu. Rotasi ban mobil perlu dilakukan karena tingkat keausan ban depan dan ban belakang mobil berbeda. Mengapa tingkat keausannya berbeda? Berikut penjelasannya.

"Jadi kenapa ban mobil harus dirotasi? Ini fungsinya agar ban keausannya itu bisa sama di masing-masing roda. Kalau ban mobil keausannya sama, maka akan semakin nyaman dan semakin safety," buka Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, Suparna, dalam tayangan video 'Malu Bertanya, Mogok di Jalan?', yang diunggah di Instagram Auto2000 ID.

Menurut Suparna, ban depan dan ban belakang mobil memiliki tingkat keausan berbeda lantaran memiliki tugas atau fungsi yang juga berbeda-beda.

"Roda depan dan roda belakang itu tingkat kecepatannya berbeda. Roda depan berkaitan dengan mekanisme kemudi, yang mana pada saat roda itu berputar, otomatis saat itu juga setir digerakkan, kadang ke kiri, ke kanan, dan lurus, sehingga akhirnya ban depan lebih berat kerjanya dan akan lebih cepat aus dibanding ban belakang," sambung Suparna.

Dikutip dari Auto2000, ban mobil harus dirotasi setiap interval 10.000 km atau saat masa penggunaan sudah mencapai 6 bulan. Dan secara mekanisme, rotasi ban jenis biasa dan ban tubeless berbeda.

Sebagai contoh ban biasa, proses rotasi ban harus dilakukan dengan cara crossing atau menyilang, sedangkan pada ban tubeless proses rotasi ban harus dilakukan dari ban depan ke ban belakang atau sebaliknya.

Namun perlu dicatat, apabila ban sudah mulai menipis, maka tidak boleh dirotasi. Harus dicari ban yang ketebalannya masih bagus, karena untuk bagian depan untuk mengatur laju mobil.



Simak Video "Ban Mobil Disobek, Nikita Mirzani Jadi Lebih Hati-hati"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)