Bagaimana Supaya Kaca Mobil Punya Efek Daun Talas saat Hujan?

Ridwan Arifin - detikOto
Sabtu, 12 Des 2020 07:11 WIB
Mengendarai mobil saat hujan
Ilustrasi kaca mobil saat terkena hujan Foto: Astra Peugeot
Jakarta -

Desember masih masuk ke dalam musim penghujan. Untuk membantu visibilitas, pengemudi perlu melakukan perawatan lebih pada kaca depan mobil.

Selah satunya penggunaan "Rain Reppellent", ternyata tak hanya membuat kaca depan mobil kembali kinclong lho, tetapi juga bisa memberikan efek daun talas pada kaca mobil.

Penggunaannya cukup mudah dan praktis. Tinggal semprot di permukaan kaca depan (windscreen) dan simpel. Hanya saja, pastikan permukaan kaca sudah bersih.

"Rain repellent, tidak sekadar membersihkan namun juga memberikan efek guyuran hujan emoh menempel bak air di daun talas. Sebaiknya, permukaan kaca dalam kondisi bersih untuk optimal semprotan rain repellent," ujar National Technical Advisor Astra Peugeot, Samsudin.

Ya, cairan itu membuat efek air maupun kontamin yang jatuh pada kaca mobil seakan-akan tidak menempel. Air langsung meluncur tanpa bekas, seperti memercikkan air pada permukaan daun talas.

Namun pastikan prosedur aplikasi rain repellent secara benar. Beberapa saat sebelum turun hujan, menjadi saat terbaik mengaplikasi rain repellent.

Untuk menjaga kaca tetap bersih gunakan kembali rain repellent ketika efek daun talas sudah mulai berkurang atau hilang sama sekali.

Selain itu perlu diperhatikan bahwa kaca mobil terbebas dari jamur. Sebab noda kaca bisa mengganggu visibilitas pengendara, terutama di musim hujan.

Cara membersihkannya bisa dengan menggunakan obat pembersih jamur khusus atau dengan cara alternatif murah meriah semisal obat pembersih kaca akuarium. Bersihkan jendela mobil setidaknya sepekan sekali, bisa lebih sering jika setiap hari mobil terguyur hujan.



Simak Video "BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)