Selasa, 22 Sep 2020 06:33 WIB

Kopling Mobil Keras? Ini Dia Penyebabnya

Rizki Pratama - detikOto
Mobil manual Kopling mobil keras? Ini dia penyebabnya (Drivespark)
Jakarta -

Kopling merupakan bagian paling penting dalam mobil transmisi manual. Bagi penggunanya tentu sangat menyebalkan apabila pedal paling kiri itu terasa keras untuk diinjak.

Kerasnya pedal kopling itu sudah jelas mengindikasikan ada masalah dalam sistem transmisi. Dilihat dari situs resmi Auto2000, kopling keras dapat dihindari apabila mengenali beberapa hal di bawah ini.

Pertama kopling keras biasanya ada di kabel kopling. Kopling kering ini sudah pasti terjadi pada mobil manual apabila anda tidak rutin melumasinya dengan oli atau serbuk khusus. Saat diberi pelumas juga bisa menyetel ulang kabel agar lebih fleksibel dan pembungkus kabel tak langsung bergesekan.

Selanjutnya, ada kampas kompling yang dapat menjadi penyebab kopling keras. Ketika kampas kopling menipis, pedal kopling juga dapat menjadi keras saat diinjak. Jika dibiarkan, kampas kopling yang menipis bisa menimbulkan masalah lebih serius. Bukan tidak mungkin kerusakan akan merembet pada komponen mesin lainnya.

Kopling keras karena kampas yang mengering ini tak dapat disiasati karena memang ada batas umurnya. Hal yang harus dilakukan pastinya mengganti kampas kopling yang sudah menipis dengan yang baru.

Berikutnya kopling keras dapat disebabkan oleh cober clutch. Komponen cover clutch atau yang sering disebut sebagai matahari kopling ini bisa membuat pedal kopling keras saat usianya sudah tua. Cover clutch yang sudah usang akan menurun daya tekannya. Daya tekan yang melemah akan membuat komponen pressure plate tidak dapat bekerja dengan normal.

Sama seperti kampas kopling, cover clutch juga harus diganti dengan baru jika ini terjadi. Dianjurkan untuk mengganti di bengkel agar pemasangannya tepat.

Kerasnya pedal kopling juga dapat disebabkan oleh realese bearing yang adai ci cover clutch. Komponen ini bisa aus seiring dengan penggunaan mobil. Saat release bearing aus, tekanan pada pegas diafragma pun lemah. Bila kondisi ini dibiarkan, release bearing lama-kelamaan akan menggerus pegas diafragma. Jika sudah rusak, release bearing tidak dapat diperbaiki lagi. Artinya, komponen ini harus diganti dengan baru.

Terakhir penyebab kopling keras adalah pengemudi itu sendiri. Salah satu kebiasaannya adalah menginjak dan melepas kopling dengan cepat yang mana membuat perpindahan transmisi tidak sempurna. Biasakan menginjak dan melepas kopling secara perlahan supaya terhindar dari kopling keras.



Simak Video "Perkenalkan! Xpander dan Xpander Cross Spesial Bernuansa Hitam"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com