Waspada Pelemparan Batu di Tol, Apa yang Harus Dilakukan Pengendara?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Minggu, 30 Agu 2020 14:20 WIB
Mobil Ketua Gerindra Kota Semarang dilempar batu, Kamis (13/12/2018).
Ilustrasi kaca mobil pecah akibat dilempar batu. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Jakarta -

Baru-baru ini viral beberapa kejadian mobil dilempar batu di jalan tol. Di Tol Tangerang-Merak, misalnya, tujuh kendaraan mengalami kerusakan akibat dilempar batu.

Aksi pelemparan batu di jalan tol ini membuat kendaraan yang melintas rusak di bagian kacanya. Kaca kendaraan bisa pecah lebih parah ketika sedang melintas dengan kecepatan tinggi dan dilempari batu.

Aksi pelemparan batu ini tentunya membuat khawatir para pengendara yang melintas. Selain merugikan secara material, kasus pelemparan batu ke mobil yang melaju di jalan tol itu juga bisa membahayakan keselamatan pengendara.

Untuk itu, pengendara diminta tetap waspada saat melintas di jalan tol karena maraknya aksi pelemparan batu. Apa yang harus dilakukan pengendara?

"Yang seperti ini susah dihindari, batu yang tidak terkena sasaran akan berada di badan jalan. Itu pun apabila terlindas, mobil akan hilang keseimbangan," kata praktisi keselamatan berkendara yang juga Senior Instructor di Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, kepada detikcom, Minggu (30/8/2020).

Meski begitu, menurut Sony, ada dua metode yang mampu menekan risiko yang lebih fatal sebelum terjadi. Yang pertama adalah dengan mengurangi kecepatan.

"Kurangi kecepatan saat melewati jembatan-jembatan yang terdapat di atas jalan tol. Karena di sini biasanya pelemparan terjadi. Semakin cepat kecepatan kendaraan, semakin besar benturannya terhadap batu tersebut," ujarnya.

Selanjutnya, pengendara juga harus selalu waspada saat berkendara. Caranya, dengan melakukan pemindaian ke sekitar menggunakan mata saat berkendara.

"Scan mata bergerak melihat ke depan, ke atas, ke spion secara berkala, khususnya saat ada jembatan, adakah yang mencurigakan?" ucapnya.

"Terakhir, menghindar secara benar. Ke kiri atau ke kanan tergantung kondisi lalu lintasnya," sambung Sony.



Simak Video "Motor Listrik Mengaspal di Kota Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lua)