Jumat, 31 Jul 2020 06:23 WIB

Tips Merawat Mobil Warna Gelap, Sebaiknya Jangan Dicuci Siang Hari Lho!

Ridwan Arifin - detikOto
Selama peringatan KAA ke-60, para delegasi disiapkan mobil untuk mobilitas mereka. Mobil-mobil tersebut selalu dirawat guna menjaga kenyamanan dan performanya. Sejumlah petugas mencuci mobil delegasi di parkiran JCC, Jakarta, Senin (20/4/2015). Agung Pambudhy/detikcom. Ilustrasi cuci mobil berwarna gelap Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Mobil berwarna gelap kini jadi favorit masyarakat Indonesia. Warnanya netral, selain itu kendaraan berkelir gelap dan mengkilap juga memberikan kesan mewah.

Tapi kendaraan berwarna gelap seperti yang dimiliki Peugeot 3008 SUV dan 5008 SUV, yakni Nera Black, Emerald Crystal, atau Aster Grey ini perlu perawatan ekstra.

Dijelaskan Aftersales Support Astra Peugeot Samsudin bahwa hal pertama yang harus diperhatikan ialah waktu ideal untuk mencuci mobil.

"Waktu ideal untuk mencuci mobil adalah saat pagi atau malam hari," ungkap Samsudin.

Samsudin menjelaskan saat mencuci di bawah terik matahari membuat titik air mengering dengan cepat. Hal ini digadang bisa merusak lapisan cat, bahkan menimbulkan kerak yang lama-lama menjadi jamur.

"Karena ketika masih ada tetesan air dipermukaan bodi lalu menguap kena panas matahari. Biasanya mobil berwarna gelap mudah mengekspos jamur semacam noda putih," urai Samsudin.

Lalu bagaimana jika mencuci mobil di siang hari, atau sore?

Samsudin menganjurkan sebisa mungkin pemilik mobil membilas dengan bersih hingga tidak ada sabun yang tersisa. Lalu, sisa air yang masih melekat dikeringkan dengan segera.

Agar tidak baret, gunakan lap microfiber dan lakukan proses menyeka atau mengelap dengan gerakan searah.

Oke, bagaimana dengan mobil-mobil berwarna gelap yang sudah terlanjur kusam?

Samsudin mengatakan di pasaran terdapat banyak pilihan paket 'car detailing' yang spesial khusus untuk mengangkat warna mulai pudar.

Supaya tidak salah pilih, sebaiknya cari produk 'car detailing' khusus untuk warna gelap yang punya formulasi untuk mengangkat kembali kualitas warna aslinya.

"Namun juga pastikan formulasi tersebut bersahabat dengan komponen aksesori lain, terutama berbahan plastik berwarna hitam yang menempel pada bodi, seperti karet wiper, karet kaca, lis bodi dan bumper," tambah Samsudin.

Sebab produk 'car detailing' umumnya mampu memberikan pigmen hitam yang sangat kecil dan mampu jua untuk masuk ke dalam pori-pori cat untuk kembali menghasilkan warna hitam yang pekat. Ada juga yang bisa mengangkat noda membandel akibat oksidasi ringan, juga menutup swirl mark atau baret-baret halus.



Simak Video "Cuci Mobil Unik dengan Cokelat, Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com