Selasa, 28 Jul 2020 13:42 WIB

7 Cara Cegah Mobil Terbakar

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Sebuah mobil jenis MPV terbakar di tepian jalan Kampung Bondol, Desa Pondokasotengah, Kecamatan Cidahu, Sukabumi, sekitar pukul 12.30 WIB, Minggu (25/8/2019). Setelah api padam, ditemukan dua mayat yang hangus terbakar. Mobil terbakar. Foto: Syahdan Alamsyah
Jakarta -

Beberapa waktu ke belakang, sering kali terjadi peristiwa mobil terbakar. Mobil terbakar ada banyak penyebabnya. Untuk itu, pemilik mobil perlu memperhatikan segala halnya agar tak terjadi kebakaran pada mobil.

Banyak asumsi pemicu terbakarnya mobil tiba-tiba, salah satunya karena hubungan pendek arus listrik. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) melalui W, 2W & Marine Service Director Riecky Patrayudha memberikan tips agar tak terjadi mobil terbakar. Setidaknya, ada tujuh hal yang harus diperhatikan pemilik mobil untuk mencegah mobil terbakar. Apa saja?

Yang pertama, selalu cek ruang mesin kendaraan. Terkadang saat kita sedang melakukan pembersihan mesin mobil, kain lap atau material lain tertinggal atau jatuh ke arah knalpot. Hal ini berbahaya karena berpotensi menimbulkan kebakaran.

Kedua, pastikan tutup oli terpasang rapat. Kebakaran bisa terjadi karena kebocoran oli yang diakibatkan tutup oli tidak terpasang dengan benar. Soalnya, saat tutup oli tidak terpasang dengan benar, saat mesin hidup cipratan oil yang keluar dari lubang pengisian oli berpotensi menetes ke knalpot yang panas dan dapat mengubah percikan oli tersebut menjadi api.

Ketiga, waspada dalam menginstalasi kabel dan konektor listrik aksesori tambahan. Saat memasang aksesori kelistrikan, dianjurkan untuk menggunakan sekring sebagai pengaman, karena apabila tidak dihiraukan kabel berpotensi meleleh dan menyebabkan mobil terbakar. Selain itu, sekring yang terpasang jauh dari sumber listrik (baterai) dan terminal konektor yang longgar juga dapat mengakibatkan panas berlebih dan menimbulkan percikan api.

Keempat, hindari penggantian headlamp atau foglamp dengan watt yang besar. Kapasitas watt yang lebih besar dari standar akan menyebabkan baterai/aki terkuras dan berpotensi mengakibatkan panas yang berisiko mengakibatkan mobil terbakar.

Kelima, pastikan menempatkan mobil jauh dari bahan yang mudah terbakar. Misalnya dekat dengan ranting, sampah, kertas atau plastik. Sebab, apabila benda-benda tersebut menempel ke knalpot, kendaraan dapat berpotensi terbakar tiba-tiba.

Keenam, jangan meninggalkan powerbank yang masih terpasang di soket pengisian daya. Hindari mengisi daya powerbank melalui soket mobil jika mobil akan ditinggalkan dalam waktu yang lama. Pengisian daya powerbank yang masih terpasang di soket, dapat menyebabkan konsleting pada baterai dan berpotensi meledak.

Terakhir, hati-hati saat menyimpan korek api ke dalam kendaraan. Apabila terjadi guncangan atau suhu di dalam kendaraan panas, korek api berisiko meledak hingga menyebabkan mobil terbakar.



Simak Video "Mobil Hangus Terbakar di Dekat GT Halim, Asap Hitam Membubung!"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com