Senin, 23 Mar 2020 19:07 WIB

Usir Virus dari Dalam Mobil, Jangan Pakai Alkohol!

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Modifikasi Interior mobil Microfiber Interior mobil perlu dibersihkan dari virus. Tapi jangan pakai alkohol, ya. Foto: Istimewa (Classic Jok Mobil)
Jakarta -

Virus corona bisa menyebar dari berbagai media. Bisa jadi virus menempel di beberapa bagian mobil. Untuk itu, pemilik mobil bisa membersihkan bagian interior mobil demi mengusir virus.

Tapi jangan sembarangan. Virus memang bisa mati dengan alkohol. Tapi, alkohol tidak dianjurkan untuk dijadikan sebagai cairan disinfektan interior mobil.

Dikutip dari Autoindustriya, beberapa material interior mobil termasuk vinyl, polyurethane hingga plastik tidak cocok dengan alkohol. Apalagi, jika di dalam mobil ada material lapisan kulit. Alkohol bisa merusak material-material tersebut.

Bagian lain yang rentan jika dibersihkan menggunakan alkohol adalah trim interior yang dicat, apalagi warna piano black.

Disebutkan, alkohol bisa bikin bahan vinil retak dalam beberapa waktu. Jika interior mobil ada lapisan kulit asli, alkohol akan mengeringkan kelembabannya yang menyebabkan material tersebut aus. Plus, pewarna di jok bisa terhapus jika dilap secara berlebihan menggunakan alkohol.

Sedangkan untuk trim plastik, alkohol juga dapat meninggalkan noda di permukaan. Kalau interior mobil ada material trim kayu, alkohol akan menyerang lapisan pernis dan membuatnya retak. Atau, jika hanya hiasan efek kayu, itu pun bisa terhapus atau ternoda oleh alkohol.

Lalu, bahan apa yang diperlukan untuk mendisinfeksi interior mobil? dr. Wibisono, salah satu anggota komunitas otomotif MedDocs & Friends, mengatakan bersihkan interior mobil bisa menggunakan cairan pembersih sesuai peruntukannya.

Dokter yang juga lekat dengan kehidupan otomotif ini mengatakan tidak perlu menyemprot disinfektan atau cairan pembersih lain yang bukan diperuntukkan bagi interior mobil.

"Artinya kalau untuk membersihkan dashboard ya pakai cairan pembersih untuk dashboard, pun demikian untuk jok atau bahan kulit, plafon dan lain-lain. Jenis pembersih disesuaikan," kata dia.

"Tidak perlu cairan pembersih lain yang bukan peruntukannya karena justru dikhawatirkan bisa merusak atau menimbulkan noda pada bagian-bagian interior mobil tersebut," jelasnya.

Autoindustria menyebut, mendisinfeksi interior mobil bisa juga menggunakan sabun dan air bersih. Dengan sabun ringan, air, botol semprot, dan lap microfiber, Anda dapat mendesinfeksi kabin mobil tanpa harus menggunakan bahan kimia kuat yang dapat menimbulkan bekas dan kerusakan.



Simak Video "TNI-Polri Semprotkan Disinfektan di 40 Titik Jalan di Karanganyar"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com