Minggu, 01 Mar 2020 08:24 WIB

Boleh Beli Mobil Bekas Kilometer Tinggi, Asal Perawatannya Bagus

Luthfi Anshori - detikOto
Mobil bekas taksi Ilustrasi mobil bekas taksi.Foto: Rangga Rahadiansyah
Jakarta -

Mobil bekas dengan jarak tempuh jauh atau kilometer tinggi kerap diragukan daya tahannya. Hal itu pun biasanya jadi bahan pertimbangan konsumen sebelum memutuskan meminangnya. Namun itu seharusnya tidak menjadi soal jika riwayat perawatan mobil bekas tersebut baik.

"Selama ini persepsi orang kalau mobil kilometernya tinggi, pasti otomatis gampang rusak. Itu ada benarnya, tapi kita mesti lihat juga riwayat perawatannya seperti apa," ujar CEO OtoSpector, Jeffrey Andika, melalui sambungan telepon kepada detikcom, Sabtu (29/2/2020).

Menurut Jeffrey, mobil bekas dengan kilometer tinggi tapi riwayat perawatannya jelas dan selalu servis di bengkel resmi, maka mobil itu tidak gampang rusak.

"Contohnya kayak mobil bekas taksi. Kalau perusahaan taksinya bagus, melakukan perawatan mobil secara rutin, seharusnya nggak ada masalah (ke depannya)," lanjut Jeffrey.

Sebaliknya, mobil bekas sekalipun dengan kilometer rendah, kalau tidak dirawat dengan baik mesinnya akan cepat rusak juga.

"Terus terang kalau saya disuruh pilih mobil dengan km 70 ribu terus perawatan nggak bagus, sama mobil km 150 ribu tapi perawatannya bagus, ya saya pilih mobil yang 150 ribu km sih," terangnya lagi.

"Saya dulu pernah lihat mobil Innova kilometernya sudah 200 ribu, bekas PT. Dan itu sangat-sangat bagus, sama sekali nggak ada problem. Dia servis di bengkel resmi terus, kelihatan riwayatnya," pungkas Jeffrey.



Simak Video "Segahar Apa Mobil Baru Ronaldo Seharga Rp 145 M?"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com