Minggu, 13 Okt 2019 15:05 WIB

Wajib Tahu, 3 Kebiasaan yang Bikin Mobil Matic Cepat Rusak

Luthfi Anshori - detikOto
Ilustrasi mobil bertransmisi matic. Foto: Hyundai Ilustrasi mobil bertransmisi matic. Foto: Hyundai
Jakarta - Mobil bertransmisi otomatis (matic) makin banyak digunakan pelanggan di Indonesia karena lebih mudah dioperasikan diberbagai situasi jalan, terutama saat menghadapi jalanan macet.

Tapi ingat ya detikers, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan transmisi mobil matic tidak awet dan cepat rusak. Dikutip dari laman Auto2000, setidaknya ada 3 kebiasaan yang menyebabkan mobil matic sepat rusak, apa saja?



Pertama, tidak menggunakan gigi sesuai fungsinya. Sebelum menggunakan mobil matik, Anda wajib mengenali berbagai fungsi dari gigi mobil matik, khususnya di mobil keluaran Toyota dan Daihatsu, ada posisi D untuk posisi Drive, dan digunakan saat mengemudi.

Kemudian P untuk posisi Parking, digunakan saat Anda memarkirkan kendaraan. N untuk posisi Neutral, dan digunakan saat menghidupkan mobil, saat mobil sedang berhenti di lampu merah, dan lainnya.



Sementara R untuk posisi Rear, digunakan untuk memundurkan mobil. Dan L untuk posisi Low, kondisi mobil yang berjalan dalam gigi rendah. Biasanya digunakan saat mobil melewati tanjakan atau turunan (saat butuh engine brake). Semua fungsi tersebut harus dikenali dan digunakan sesuai dengan fungsinya.

Selanjutnya, kebiasaan kedua yang menyebabkan mobil matic cepat rusak adalah perpindahan transmisi yang tidak sempurna. Biasanya, saat sedang buru-buru, banyak pengguna mobil matic yang langsung mengganti tuas R ke tuas D, padahal mobil belum berhenti sepenuhnya, bahkan masih dalam keadaan mundur. Kebiasaan buruk ini akan membuat sistem transmisi mobil matic mudah rusak.



Hal yang sama berlaku untuk posisi lainnya. Misalnya, masih menggunakan posisi D saat berhenti di lampu merah dengan alasan biar mudah melaju saat lampu hijau menyala, dan lainnya.

Kebiasaan buruk terakhir adalah menggeber mobil matic sebelum masuk ke posisi D. Salah satu kebiasaan buruk pengguna mobil matic yang masih sering terjadi adalah mobil digeber pada posisi N, setelah rpm tinggi transmisi langsung dipindahkan ke posisi D.



Kebiasaan ini bisa memberi tekanan yang tidak seharusnya pada komponen transmisi mobil matic, dan jika dilakukan terlalu sering, bisa membuat transmisi mobil cepat rusak.

Seharusnya tidak perlu menggeber mobil sebelum memindahkan posisi ke D. Cukup nyalakan mesin, dan pindahkan posisi transmisi ke posisi D saat akan melaju.

Wajib Tahu, 3 Kebiasaan yang Bikin Mobil Matic Cepat Rusak


Simak Video "Perubahan Sisi Desain dan Fitur Yamaha MT 25"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com