Selasa, 09 Jul 2019 13:40 WIB

'Tipu' ECU Bisa Bikin Mobil Lebih Ngacir

Rizki Pratama - detikOto
Ilustrasi. Foto: Shutterstock Ilustrasi. Foto: Shutterstock
Jakarta - Electronic Control Unit (ECU) digunakan dalam mesin sebagai pengontrol sistem pengapian dalam konsumsi bahan bakar. Secara tidak langsung ECU bisa dikatakan membatasi kemampuan sesungguhnya mesin dengan tujuan efisiensi bahan bakar dan meminimalisir emisi.

Namun bagi Anda yang ingin melepaskan kemampuan sesungguhnya dari mesin mobil tidak bisa sekadar mencopot atau menggantinya. ECU sudah menjadi otak dari sistem yang dikontrol sehingga tanpa itu mesin tak bisa bekerja.



Cara yang saat ini cukup banyak digunakan oleh orang yang menyukai mobil standarnya lebih cepat dari yang lain dengan 'membohongi' ECU. Alat yang digunakan untuk memanipulasi data yang dikirimkan oleh ECU ini disebut dengan Piggyback.

"ECU itu nggak bisa diapa-apain, tapi biasanya mobil standar Piggyback buat balap merasa tenaganya kurang ditambahin itu untuk manipulasi data standar dan mengontrol ECU karena ECU batasin," papar Technical Leader Auto2000 Tebet Soepomo, Achmad Mu'min, saat ditanyai detikcom.



Mu'min menjelaskan mesin dapat lebih bertenaga meskipun tidak melakukan modifikasi pada dapur pacu lainnya. "Mobil bisa lebih ngacir padahal itu mobil standar tapi larinya beda," lanjutnya.

Saat ini ada beberapa bengkel aftermarket yang menyediakan alat manipulator ECU ini. Tidak hanya memperbesar tenaga sehingga bikin boros konsumsi bahan bakar, alat ini juga mampu melakukan sebaliknya sehingga bahan bakar yang dikonsumsi lebih sedikit.

Simak Video "Begini Penampakan All-New Toyota Yaris 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com