"Kalau spooring balancing itu kita referensinya per 10 ribu kilometer, itu dilakukan pemeriksaan lagi, juga rotasi ban biar tingkat keausannya merata," ujar Section Head Service Administration PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Totok Yulianto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau berkendara tiap 100 meter dia ngebuang berapa meter. Nah biasanya ketika setir dilepas dia ngebuang berapa meter. Sedangkan dites (menggunakan alat) dia mulai narik ke salah satu sisi, kecepatannya kita mengetesnya di 40-60 km/jam," ujar Totok.
Baca juga: Jangan Sampai Mobil Overheat saat Mudik |
Kata Totok, spooring dan balancing merupakan satu kesatuan. Spooring sendiri bertujuan untuk menyelaraskan gerak dan posisi dari roda kiri-kanan agar disetel supaya selaras dan sesuai. Sementara balancing, cara untuk menjaga keseimbangan roda melalui wheel balancer, gunanya agar putaran roda kembali seimbang.
"Ini kan istilah (spooring balancing) jadi satu, biasanya ban di-balancing dulu, terus kemudian di-spooring untuk alignment untuk urusan rodanya," ungkap Totok. (riar/rgr)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas