Sabtu, 25 Mei 2019 17:04 WIB

Xpedisi Xpander Jawa 2.000 Km

Kepepet Saat Mudik, Bolehkah Radiator Mobil Diisi Air Mineral?

Luthfi Anshori - detikOto
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Semarang - Radiator merupakan sistem yang berguna untuk mendinginkan suhu mesin. Jadi sistem ini sangat berguna supaya mesin tidak timbul gejala over heat. Pada mobil-mobil keluaran terbaru, sistem radiator sudah menggunakan cairan pendingin atau biasa disebut water coolant.

"Untuk mobil-mobil keluaran baru memang dianjurkan untuk pakai radiator coolant sesuai rekomendasi dari APM," terang Service Manager diler Mitsubishi Sun Star Motor Muhammad Munif, kepada detikcom di Semarang di sela-sela Xpedisi Xpander 2.000 Km Jawa.



Seiring pemakaian, water coolant di radiator ini bisa berkurang volumenya, baik karena penguapan maupun karena kerusakan seperti bocornya tabung reservoir.

Jika volume air radiator sudah berkurang, tentunya wajib ditambahkan lagi supaya proses pendinginan mesin tetap berjalan maksimal. Nah, bagaimana seandainya air radiator tersebut berkurang volumenya di tengah-tengah perjalanan mudik?



Ternyata ada solusi murahnya nih detikers. Jadi air radiator yang berkurang itu bisa ditambahkan dengan air mineral. "Kalau memang kondisinya darurat, pakai air mineral masih bisa dimaklumi," kata Munif.

"Asal jangan pakai air sumur. Karena air sumur bisa bikin kerak atau korosi area mesin. Itu nggak bagus," pungkasnya. (lua/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed