Jumat, 08 Feb 2019 16:23 WIB

Trik Bedakan Oli Asli dan Palsu

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Pabrik Pelumas Pertamina. Foto: Rangga Rahadiansyah Pabrik Pelumas Pertamina. Foto: Rangga Rahadiansyah
Jakarta - Saat ini mungkin masih banyak beredar oli palsu. Oli palsu, selain merugikan produsennya, juga berdampak negatif untuk kendaraan bermotor.

Oli palsu bisa merusak mesin kendaraan. Padahal, tujuan mengganti oli kendaraan adalah untuk merawat mesin kendaraan itu sendiri.

Pertamina memberikan tips membedakan oli asli dan palsu. Perbedaan oli asli dan palsu bisa dilihat secara kasat dari kemasannya. Misalnya dengan melihat nomor batch atau nomor urut yang disesuaikan dengan produksi pelumas dalam satu tahun.



"Untuk pelumas dalam drum posisi ada pada body & top drum dicetak sablon. Untuk pelumas dalam lithos (botol) ada pada leher dan tutup botol dicetak laser. Kedua-duanya harus sama. Untuk pelumas dalam IBC dan ISO Tank pada label masing-masing," tulis Pertamina.

Nomor produksi pelumas. Nomor produksi pelumas. Foto: Rangga Rahadiansyah


Jika dilihat dalam kemasannya, pada leher botol terdapat nomor batch. Nomor di leher botol itu sejajar dengan nomor di tutup botol. Kedua nomor itu harus sama, kalau ada nomor yang berbeda maka terindikasi palsu.



Selanjutnya bisa dilihat pengaman atau seal di kemasannya. Semua pengaman atau seal produk oli asli ada pada tutup.

Seal pelumas. Seal pelumas. Foto: Rangga Rahadiansyah


"Untuk pelumas dalam Lithos (botol) ada cap pengaman akan rusak jika dibuka merupakan pengaman pertama. Di samping itu masih ada alumunium foil yang juga akan rusak jika dibuka," kata Pertamina.

Selain itu, ada logo Pertamina di belakang stiker label. (rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com