Apa Perawatan Khusus untuk Pelek Mobil yang Harganya Mahal?

Apa Perawatan Khusus untuk Pelek Mobil yang Harganya Mahal?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 18 Mei 2017 14:29 WIB
Apa Perawatan Khusus untuk Pelek Mobil yang Harganya Mahal?
Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - Pelek mobil dengan desain yang lebih keren saat ini ditawarkan dengan beragam pilihan. Harganya bahkan ada yang sampai ratusan juta rupiah.

Dengan harga ratusan juta rupiah itu, sayang jika pelek tersebut malah rusak karena kotoran. Lalu, adakah perawatan khusus untuk pelek mobil?

Wibowo Santosa, owner toko pelek Permaisuri Ban di Mahakam, Jakarta Selatan menyebut, sebenarnya tak ada perawatan spesial untuk pelek. Hanya, disarankan pelek itu dibersihkan secara rutin dari kotoran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelek itu musuhnya kan debu/kotoran rem atau disc brake. Kalau lama enggak dibersihin ya makin lama makin susah dibersihin. Kalau bisa, pelek itu rutin dibersihin," kata Wibowo saat berbincang dengan detikOto di Permaisuri Ban, Mahakam, Jakarta.

"Enggak ada perawatan khusus harus diapain. Karena ini finishing-nya semua seperti cat mobil aja," ujarnya.

Memang ada cairan-cairan kimia tertentu untuk membersihkan pelek. Namun, kata Wibowo, cairan itu dibutuhkan jika pada pelek ada kotoran yang sulit dihilangkan.

"Cuma enggak semua orang harus pakai itu sih. Saya rasa kalau rajin bersihin pelek saban hari pun enggak perlu chemical itu. Chemical itu kadang-kadang buat debu-debu rem yang udah jadi kerak, yang udah susah dihilangkan. Kalau kita bersihin-nya rutin, gak sampai kayak gitu," katanya.

Yang paling penting daru sebuah pelek adalah bentuk pelek yang benar-benar bulat. Jadi, disarankan agar sering-sering dicek apakah pelek itu penyok atau tidak.

Apa Perawatan Khusus untuk Pelek Mobil yang Harganya Mahal?Foto: Dadan Kuswaraharja


"Sering-sering dicek, pelek itu masih bagus atau enggak. Yang penting pelek itu harus solid bulatnya. Jadi harus sering-sering dicek pelek itu solid bulatnya atau enggak. Terus apakah baut yang dipakai bagus atau enggak. Karena banyak baut-baut yang nanti malah bautnya selek, nanti bahaya di tengah jalan malah enggak bisa dibuka," ujar Wibowo. (rgr/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads