Seperti yang disampaikan Hendrik Susilo dari PT Terang Parts Indonesia (Protera Protection). Dia menjelaskan akan pentingnya anti karat tambahan.
"Karena kalau kendaraan sudah kena karat di bagian tertentu, dan sisi yang terkena karat dan kita ganti pelat baru, itu bisa pindah ke tempat yang lain (bagian lainnya yang tidak terkena karat-Red)," kata Hendrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu apa pentingnya anti karat, mengingat mobil dari pabrikan sudah ada yang memberi tambahan anti karat sendiri?
"Memang benar anti karat sudah diberikan, tapi ada beberapa bagian yang tidak terkena anti karat. Ada beberapa bagian standar atau kolong itu tidak pakaikan anti karat," katanya.
"Pabrikan itu menggunakan anti karat di sasis dan bodinya saja. Tapi kenapa perlu anti karat tambahan? Karena kita itu saling melengkapi. Sama saja seperti HP pakai anti gores, pada awalnya pabrikan sudah bilang ini kaca anti gores lho. Tetapi kenapa banyak yang masih memakainya? Karena ini untuk lebih mencegah lagi. Jadi kalaupun berkarat itu bagian luarnya dulu, karena ada proteksi tambahan," ujarnya.
Dirinya juga menambahkan, penggunaan anti karat tambahan bukan sesuatu yang berlebihan.
"Sebenarnya itu tidak berlebihan, karena orang kita ingin menjual mobil lagi (setelah menggunakannya-Red). Sehingga mobil bisa mendapatkan nilai lebih, karena si pembeli atau orang akan tahu kita itu merawat lebih pada mobil kita," ujar Hendrik yang memiliki Workshop di Jalan Panjang No. 48 ini. (lth/rgr)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!