Sejak dahulu di Eropa, kebanyakan mobil yang dibuat sudah dilengkapi dengan aksesori tersebut. Lalu kapan sih tren sunroof, moonroof, dan panoramic ini menjajaki Indonesia?
"Awal-awal itu tahun 1998. Kalau di luar (negeri) memang rata-rata mobil produksi sudah pakai sunroof," ujar Owner Garasi Sunroof Jakarta, Raden Indra Dewanto, kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Khairul Imam Ghozali |
Bila di luar negeri sunroof memang berfungsi dari sisi cuaca, untuk di Indonesia sendiri, pria yang sudah hampir 17 tahun berkecimpung di dunia sunroof dan moonroof ini mengatakan digunakan lebih ke modifikasi dan style.
"Modifikasi ganti pelek, ganti lampu, segala macam itu masih biasa, itu dulu yah. Tapi kalau orang udah sampai modifikasinya bolongin atap itu udah plus-plus istilahnya. Itu dulu 1998 sampai 2000 dulu seperti itu."
Foto: Khairul Imam Ghozali |
"Cuma sampai sekarang pun ternyata masih gitu lho. Fenomena kalau orang modifiaksi udah bolongin atap, pasang sunroof, bikin sunroof kayaknya lebih modifikasinya total gitu. Karena memang di Indonesisa kan pecinta modifikasi itu kan suka yang ke luar-luaran lah, di sananya ada, masak di sini enggak ada, gue bikin lah biar bisa tampil gaya," tutur Dewa.
Foto: Khairul Imam Ghozali |
Dewa sendiri merupakan pengusaha Sunroof, Moonroof, dan Panoramic sejak tahun 1998an, yang telah paham betul seluk-beluk aksesori tersebut. Dan di tahun 2008, Dewa memiliki sebuah toko bernama Garansi Sunroof Jakarta, yang beralamat di Jl Nangka IV no 43D, Cipete Utara, Kebayoran baru, RT.10/RW.2, Jakarta Selatan.
"Pakai nama Garasi Sunroof, awalnya jualan sunroof di garasi, makanya dinamain garasi sunroof. Nah tapi secara harfiah, kalau saya pikir, sun artinya matahari, roofnya atap, dan garasi. Jadi selama atapnya itu matahari, itu garasi saya," pungkas Dewa. (khi/rgr)











































Foto: Khairul Imam Ghozali
Foto: Khairul Imam Ghozali
Foto: Khairul Imam Ghozali
Komentar Terbanyak
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus