Defogger ini perlu mendapat perhatian dan harus dijaga, karena elemen pemanasnya sangat tipis. Begitu juga saat pemasangan kaca film, harus dijaga agar tidak mengikis elemen defogger.
"Dan defogger itu enggak bisa diganti, itu menempel di kaca dan enggak ada yang jual, enggak seperti kampas rem, atau apa. Defogger kalau rusak atau putus ya ganti sama kaca-kacanya. Jadi sayang kalau pakai kaca film murah," ujar Direktur PT Maxpro Adi Perkasa, Andre Susanto, kepada wartawan, di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Misalnya dari 10 atau 20 garis defogger, mungkin dua atau tiga risiko putus karena defogger itu tipis sekali dan lem kaca film itu kan kuat sekali. Kita akan coba tarik pelan-pelan, pasti ada yang putus, itu sayangnya," ucapnya.
Selain itu menurut Andre di daerah perkotaan seperti Jakarta, defogger dirasa tidak terlalu diperlukan.
"Kalau ke daerah gunung, dingin itu berfungsi, tapi kalau Jakarta itu enggak berfungsi, karena enggak ada kabut juga kan," ungkapnya.
Untuk penggunaan kaca film sendiri menurutnya tidak berpengaruh buruk terhadap defogger. "Enggak ada masalah, tetap berfungsi dengan baik," Tambah Andre. (khi/ddn)












































Komentar Terbanyak
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge