Jika hal ini terjadi, jika bahan bakar yang tercampur lebih dari satu liter, si pemilik mobil ini harus segera menguras tangki bensinya, jika tidak solar bisa mengendap dan menyebabkan mesin mobil mati.
"Kalau bensin kecampur solar harus dikuras, kalau kecampur lebih dari seliter harus dikuras. Solar itu kan lengket, itu juga nggak sekedar dikuras, harus dibersihin saluran bahan bakarnya di-flush karena dia (solar) sifatnya kayak oli, nempel ngendap, ada solar aja di meja bersihinnya setengah mati," ungkap ungkap Technical Service Executive Coordinator ADM, Anjar Rosjadi di Technical Training Centre PT Astra Daihatsu Motor, Sunter, Jakarta, Kamis (24/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sebaliknya malah nggak masalah (solar tercampur bensin) bensin ditaruh depan nguap dan hilang sendiri . Kalau bensin kecampur solar, biasanya mesin mati, tapi kalau solar kemasukan bensin cuma ganggu engine-nya nggak enak karena dia akan tetap terbakar," jelas Anjar.
"Tapi kalau solar masuk ke mesin bensin nggak ke bakar karena solar pakai kompresi, mogok mobilnya," tutur Anjar.
(dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Kenapa BGN Beli Motor Listrik yang Belum Jelas Dealer-nya?