Menurut Agus Subekti, mekanik independen yang ahli memperbaiki power steering, sistem kerja perangkat ini - khususnya yang non electronic - mengandalkan tekanan fluida dari minyak pelumas atau oli.
"Oleh karena itu minyak pelumas di sistem power steering memiliki peran penting atau kunci dalam sistem kerja power steering. Persoalan utama yang sering terjadi pun juga seputar oli ini," tuturnya saat dihubungi, detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga jika terkena kotoran dan air dalam waktu lama, terlebih posisinya yang delat dengan mesin bersuhu panas, sil gampang robek dan bocor," ujarnya.
Jika bocor, maka pompa tak bisa berfungsi dengan optimal. Walhasil tekanan fluida yang menggerakan sistem power steering juga tak maksimal.
Masalah kedua, yakni as berkarat dan terluka disebabkan oleh kotoran debu atau lainnya yang masuk ke pompa. Terlebih bila as tersebut kerap terkena air dan kotoran yang terbawa air, sehingga menimbulkan karat.
Jika rusak, proses perbaikannya cukup mahal. Terlebih jika harus menggantinya satu set.
Adapun masalah ketiga yang sering dialami power steering adalah, selang saluran oli yang bocor. Selang ini bertegangan tinggi, sehingga akan aus seiring dengan usai pakainya.
"Di luar masa pakai atau usia, yang memang harus diganti. Masalah-masalah itu juga bisa muncul karena kurangnya perawatan," ucap Agus.
Agar persoalan tak muncul sebelum masanya, dia menyarankan agar pemilik mobil melakukan perawatan. Selain itu sering memeriksanya, agar masalah bisa dideteksi dan segera diatasi agar tak merembet ke bagian lain.
Cara perawatan cukup mudah yakni cukup mengecek tabung minyak atau oli power steering dan menjaganya agar tak bocor. Upayakan saat mengisi tabung juga tidak melebihi batas maksimal yang ditetapkan.
Sedangkan untuk mendeteksinya bisa dengan cara mendongkrak ban depan mobil dan memeriiksa segel rack and pinion apakah ada kebocoran oli atau tidak. Selain itu, agar lebih yakin, mintalah seseorang menyalakan mesin mobil dan membelok-belokan setir agar roda mobil juga berbelok-belok.
"Dengan begitu Anda bisa dengan cermat melihat bagian-bagian di sekitar sistem power steering," kata Agus.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat
Jangan Campur Pertalite dengan Pertamax Turbo, Pokonya Jangan!