Kamis, 13 Feb 2014 07:41 WIB

Jalanan Penuh Lubang, Segera Cek Kaki-kaki Mobil Anda

- detikOto
Jakarta - Jalanan Indonesia selepas hujan bagai arena off-road. Banyak sekali genangan air dan lubang jalan yang menghadang dan menjadi musuh bagi kendaraan. Untuk para pemilik mobil, ada baiknya memperhatikan hal-hal ini ketika kondisi jalanan masih seperti sekarang.

Muhammad Syafei yang merupakan kepala bengkel Plaza Toyota menjelaskan kalau kondisi jalanan di Indonesia, khususnya Jakarta adalah musuh bagi kendaraan. Perawatan ekstra harus dilakukan untuk para pemilik kendaraan, termasuk para pemilik mobil.

"Pertama, rajin-rajin cek suspensi. Karena kaki-kaki adalah sektor yang paling terkena dampaknya," ujar Syafei.

Berbagai komponen di kaki-kaki menurut Syafei harus bekerja keras di kondisi jalanan yang tergenang dan banyak lubang seperti sekarang. Perhatikan kondisi ball joint, tie-rod hingga stabilizer mobil Anda.

Dikhawatirkan, akibat terus menerus menghantam lubang jalan. Mobil sudah harus spooring dan balancing.



Cara mudah mengetahui apakah mobil harus 'dirawat' adalah dengan menjalankan mobil hingga kecepatan 60 km/jam lalu jaga kondisi mobil agar berjalan lurus.

Bila tiba-tiba arah mobil sedikit melenceng, maka bagian kaki-kaki kendaraan anda itu sudah harus dibenahi.

Spooring sendiri bertujuan untuk menyelaraskan gerak dan posisi dari roda kiri dan kanan agar seimbang. "Sehingga efek mobil 'limbung' dapat diminimalisasi," imbuhnya.

Sementara balancing berguna untuk menyelaraskan roda depan dan belakang serta mereduksi getaran yang ditimbulkan oleh putaran roda.

"Bila biasanya spooring dan balancing dilakukan setiap 20.000 km, dikhawatirkan akibat kondisi jalanan yang sudah ekstrem seperti sekarang angka itu jadi berkurang. Tergantung kesadaran, kalau memang sadar cara mengemudinya agak-agak kasar, maka harus di spooring dan balancing tiap 10.000 ribu km," ujar Syafei.





Hal lain yang biasanya bermasalah ketika musim penghujan dan banjir seperti sekarang adalah rem. Disk rem, menurut Syafei bakal gampang berkarat. Selain itu, kanvas rem juga mudah lengket.

"Itu dikarenakan rem terkena air genangan yang kotor. Kan banyak kotoran dan lumpur di air genangan di jalan. Itu salah satu penyebab utama rem jadi gampang lengket dan berisik. Kalau sudah begitu, lebih baik diganti untuk menambah rasa aman dan nyaman," lugasnya.



(syu/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com