Diberitakan Al Arabiya, hal itu dikatakan oleh Ghada Ghunaim, seorang penulis dan jurnalis di Arab. Menurutnya, kebanyakan keluarga di Arab Saudi bergantung pada sopir pribadi untuk transportasi menuju sekolah, tempat kerja, dan tempat lain.
"Banyak keluarga di Arab Saudi tidak mampu membayar gaji bulanan sopir. Keputusan ini akan membantu meringankan banyak keluarga yang berjuang karena wanita tidak dapat menngemudi sendiri," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini akan berdampak besar pada ekonomi Arab Saudi. Kita harus ingat bahwa kerajaan kita menghasilkan lebih banyak lulusan wanita dibandingkan pria," ujarnya. (rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun