Dilansir dari autoevolution, Jumat (21/10/2016), Hyundai dan Goldsmiths University London melakukan riset pada 1.000 pengendara di Inggris terkait kebiasaan mengemudi pria dan wanita.
Dari hasil riset didapati 12% persen rata-rata wanita lebih mudah marah jika dibandingkan pria. Saat tes dilakukan pada si pengemudi wanita yang mobilnya disalip mereka berteriak dan terlihat kesal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara psikologi, dalam hal emosi dan kecerdasan verbal skor wanita lebih tinggi dari pria dan juga sifat kepribadian dari neurotisisme. Teori evolusi mengatakan nenek moyang perempuan dulu insting perasaan akan tanda bahaya yang menyerang mereka saat gua tempat mereka bermalam dan sang pria sedang pergi berburu. Insting terhadap peringatan dini terhadap bahaya tersebut masih relevan hingga saat ini sehingga pengemudi wanita lebih sensitif menjadikannya terstimulasi negatif, cepat marah, dan frustasi," ujar Psikolog dari Goldsmiths University London, Patrick Fagan yang memimpin projek ini. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini