Hal itu terlihat di data Dewan industri Sepeda Motor AS (Motorcycle Industry Council) yang mengatakan kalau bukan hanya lelaki yang berpikir kalau motor bisa digunakan untuk melepas penat, tapi juga para wanita.
Buktinya, kepemilikan motor di kalangan wanita terhitung meningkat menjadi 12,5 persen. Naik dari 10,5 persen di 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sepeda motor adalah cara saya keluar dari kehidupan saya yang sibuk. Merasakan angin di wajah dan keluar ke alam, di jalan terbuka, membantu saya menentukan prioritas dan fokus pada apa yang benar-benar penting. Motor jauh lebih baik bagi saya untuk menghilangkan stres dibanding satu hari di spa," katanya.
"Aku benar-benar menghabiskan waktu sedikit di meja pijat saat ini setelah saya memiliki sepeda motor," timpal seorang pengendara wanita lain, Ashly Holland.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik