Setidaknya perlu menanti tujuh bulan untuk menanti kehadiran mobil yang digadang sebagai salah satu andalan Mitsubishi ini. Namun Presiden Direktur PT MMKSI, Naoya Nakamura menjelaskan salah satu alasan peluncuran membutuhkan waktu cukup lama sebab permintaan model lama masih cukup tinggi di dalam negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mitsubishi Triton Foto: Pradita Utama |
"Mereka juga sudah nyimpan cukup banyak suku cadang untuk Triton sebelumnya. Kita bisa saja meluncurkan model baru pada saat itu, tapi kita ini dekat dengan konsumen kita harus tahu apa requirement mereka dengan konsumen dan itu harus selalu usahakan untuk terpenuhi," tambahnya.
Lebih lanjut Program Director Mitsubishi Motors Corporation (MMC), Koichi Namiki menyebut Mitsubishi memanfaatkan waktu penantian tersebut dengan melakukan uji coba di salah satu lokasi wilayah Indonesia.
Dalam catatan MMKSI kebanyakan Triton mengaspal untuk beragam komoditi seperti perkebunan, pertambangan, minyak, dan gas ketimbang penggunaan pribadi.
"Karena ini adalah kendaraan untuk bisnis, maka kehandalan lebih diutamakan dibandingkan waktu peluncuran. Jadi gap time tersebut kami manfaatkan uji coba langsung ke lapangan bersama konsumen di Indonesia," ujar Namiki.
(riar/lth)












































Mitsubishi Triton Foto: Pradita Utama
Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun