Seperti dilansir AFP, Rabu (11/4/2012) pabrikan Prancis tersebut harus menunda operasi pabriknya karena tidak ada kiriman spare part dari Iran.
"Kemungkinan besar, pabrik kembali beroperasi dan mulai menerima pengiriman (suku cadang) pada bulan September," ujar Pejabat CFTC Union Franck Don.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PSA Peugeot Citroen menghentikan segala macam transaksi dengan Iran pada 20 Februari setelah Iran dikenai sanksi financial. PSA Peugeot Citroen pun shdau menghentikan ekspor kendaraan ke negara tersebut.
Padahal Iran merupakan pasar terbesar kedua bagi PSA Peugeot Citroen. Salah satu mobilnya pun sempat menjadi tunggangan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad.
(/)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun