Dan bila selama ini para konsumen hanya dapat menemui mobil-mobil keluaran
Chrysler di gerai CBU milik Importir Umum saja, paling cepat akhir tahun ini atau tahun depan Chrysler secara resmi akan membuka jaringan distribusi resmi mereka disini.
Hal tersebut diungkapkan oleh Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika Departemen Perindustrian Budi Darmadi kepada detikOto, Kamis (27/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa waktu, sekitar pertengahan Agustus 2009 lalu, Managing Director Chrysler South East Asia Pte Ltd Peter Mckenzie melakukan pertemuan dengan Budi Darmadi dan Direktur Alat Transportasi Darat dan Kedirgantaraan Panggah Susanto di Gedung Departemen Perindustrian.
Untuk langkah awal, menurut Budi, Chrysler akan datang dengan membuka sejumlah
diler dan workshop. Adapun produk yang dijual nantinya masih berupa mobil-mobil yang didatangkan langsung secara utuh alias CBU.
"Sementara untuk langkah selanjutnya seperti membuka pabrik akan mereka pikirkan kemudian," ujar Budi.
Hal itu disebabkan prinsipal mereka di Amerika sana masih belum pulih benar karena baru mengajukan proposal perlindungan dari kebangkrutan, jadi Chrysler menurut Budi sepertinya mau benar-benar kuat dulu di internal, baru kemudian memikirkan ekspansi pabrik ke sejumlah negara seperti Indonesia.
Chrysler menurut Budi sangat mungkin untuk berinvestasi di negeri kita ini, karena selain memiliki potensi pasar yang cukup tinggi, Asia Tenggara dan Indonesia pun dianggap memiliki masa depan yang cerah. "Jadi semua itu sangat mungkin terjadi," pungkasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Ngaku Mau Swasembada Energi, Indonesia Malah Impor Etanol dari AS