Produsen otomotif terbesar ketiga AS itu akhirnya meminta perlindungan kebangkrutan chapter 11 ke pengadilan New York.
"Meskipun ada kemajuan substansial di lini depan, Chrysler tidak dapat mencapai kesepakatan yang penting dengan seluruh kreditornya, yang diperlukan untuk menghindari proses kebangkrutan," jelas Chrysler dalam pernyataannya seperti dikutip dari AFP dan Reuters, Jumat (1/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendaftaran kebangkrutan ini merupakan akhir dari negosiasi intensif selama berminggu-minggu. Inilah akhir dari perusahaan otomotif yang didirikan oleh Walter P. Chrysler pada tahun 1925.
Chrysler dalam beberapa tahun terakhir memang menghadapi ketatnya kompetisi di tengah pasar otomotif yang terus terpangkas. Buruknya kualitas dan kendaraan yang dianggap tidak hemat membuat produk-produk Chrysler tidak mendapatkan tempat di hati konsumen.
Dengan kebangkrutan ini, maka pemerintah AS akan menyediakan US$ 3,5 miliar untuk pembiayaan debtor in-possession dan US$ 4,5 miliar untuk pembiayaan. Presiden Barack Obama menyatakan bahwa keseluruhan proses kebangkrutan ini hanya akan memakan waktu 30-60 hari. Pemerintah juga akan mencoba untuk membantu penyelamatan 30.000 karyawan.
Beberapa dari 3.600 dealer Chrysler di AS akan ditutup, sementara Chrysler Financial akan berhenti memberikan pembiayaan mobil dan truk baru.
Di saat yang bersamaan Chrysler pun akan segera melakukan aliansi dengan produsen mobil Italia Fiat. Fiat akan membeli sekitar 20 persen saham Chrysler, namun bisa meningkat lagi hingga 35 persen atau bahkan 51 persen seiring dengan waktu.
(qom/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Cuma Menepi Lihat Maps, Preman Tanah Abang Palak Mobil 'Pelat Luar' Rp 300 Ribu