Pemerintah Jerman mengucurkan dana sekitar 500 juta euro atau sekitar Rp 7,167 triliun untuk pembangunan stasiun pengisian baterai mobil listrik dan program untuk peningkatan teknologi baterai di Jerman.
"Target kita adalah menjadikan Jerman sebagai pasar terdepan dalam mobil listrik," ujar Menteri Ekonomi Karl-Theodor zu Guttenberg dalam jumpa pers seperti dikutip Reuters, Jumat (21/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ada juga yang bersikap skeptis dan meragukan kebijakan itu akan berhasil mengingat permintaan mobil listrik masih tipis dan produksi massal mobil listrik pun masih cukup lama terwujud.
"Program ini memang membantu, tapi kami tidak memperkirakan program ini tidak akan menyebabkan rush dalam penjualan seperti program cash for clunkers," ujar Head of the Automobile Industry Institute Willi Diez.
Dana untuk mobil listrik ini memang jauh lebih kecil dari dana subsidi Pemerintah Jerman untuk industri mobil secara total. Jerman memberikan subsidi bagi industri mobilnya hingga 5 miliar euro atau 10 kali lipat dari dana untuk pengembangan mobil listrik yang hanya 500 juta euro. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge