Mulai dari produk penghemat yang dicampurkan langsung ke tangki bensin yang berupa cairan, bahan almunium padat yang dicelupkan ke tangki bensin, hingga Multi Hidrogen Generator.
Namun penghemat BBM ini diklaim penemunya bisa menghemat konsumsi hingga 600 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mulai mengembangkan teknologi ini yang menggunakan bahan dasar Xado
Revitalisasi, magic jet, free flow, dan tornado yang di kombinasi juga dengan hidrogen sejak Februari 2008 dengan hasil yang sangat memuaskan sehingga bisa menghemat konsumsi BBM 20 persen sampai 600 persen," kata sang creator, Hendry Martin bangga ketika di temui detikOto di kediamannya di Jalan JOE No 27 A Kelapa III Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Alat ini terbagi dari 11 bahan yang harus digunakan agar konsumsi BBM pada
kendaraan lebih hemat. Yaitu Xado Revitalisasi, magnet, magic jet, tornado, EFB, Xado turbo,Β CDI EIS, CDI stabilizer, Air filter, spar fuel saver, hidrogen.
Cara penggunaannya pun berbeda-beda, ada yang dicelupkan di tempat busi, di tangki bensin, tempat oli, filter udara dan filter bensin, dan dariΒ kesebelas alat tersebut, semuanya mempunyai peranan penting dalam penggunaannya dan juga menghemat BBM 5 persen hingga 40 persen.
"Bayangin kalo alat ini semua di implementasikan ke kendaraan, wah pasti hemat sekali konsumsi BBM pada kendaraan," tegas Martin.
Teknologi ini memang tergolong baru dan masih asing dimata masyarakat, maka dari itu konsumen yang ingin mengaplikasikan alat tersebut di sarankan untuk bersabar karena alat tersebut terbagi dalam beberapa tahap pemasangan.
"Saya menginstruksikan agar penggunaan barang tersebut berkala, Prosedur implementasi terbagi dalam 4 tahapan. Dimana setiap tahapan sangat baik jika dilakukan minimal setelah 2 minggu setelah pemasangan alat pertama yaitu Xado Revitalisasi, hingga diakhiri oleh hidrogen," ujarnya.
Untuk masalah harga, satu set alat penghemat BBM ini pun di bandrol dengan harga yang sangat kompetitif, yakni, Rp 4 juta untuk mobil dan tergantung besarnya kapasitas mesin. Makin besar makin mahal. Dan untuk sepeda motor Rp 1,5 juta, untuk mesin 4 tak dan 2 tak sama saja.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?