Motor ini mengalami cacat produksi di shock absorber (peredam kejut) roda belakang yang bisa mengakibatkan kecelakaan, penarikan ini untuk mengganti peredam kejut yang rusak itu.
Demikian dilansir AFP, Selasa (27/1/2009), penarikan itu muncul setelah adanya 6 laporan mengenai peredam kejut yang kurang sempurna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini baru ada 1 orang yang menderita cedera akibat motor TW200E yang rusak peredam kejutnya. (ddn/tbs)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!