Jabatan Menteri Perindustrian kini diemban Sarmuji. Menilik sisi lain, isi garasi Sarmuji menarik untuk disimak.
Presiden Prabowo Subianto melantik Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian. Sarmuji sekaligus menggantikan posisi Agus Gumiwang Kartasasmita yang sebelumnya mengembang jabatan tersebut sejak tahun 2019. Sarmuji sebelumnya dikenal sebagai anggota DPR RI sekaligus Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar.
Menilik sisi lain, khususnya harta kekayaan, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaran Negara (LHKPN) yang disetor Sarmuji pada 3 April 2026 saat masih menjabat sebagai anggota DPR dari Partai Golkar, dia punya total harta senilai Rp 14.931.644.686.
Harta kekayaannya terdiri dari berbagai aset. Khusus aset alat transportasi dan mesin, ada yang mencuri perhatian yakni kapal senilai Rp 5 miliar. Di samping itu, ada juga motor dan mobil. Lebih lengkapnya, berikut ini isi garasi Sarmuji.
Isi Garasi Menperin Sarmuji
1. Motor Honda BeAT tahun 2015, hasil sendiri senilai Rp 1,425 juta
2. Mobil Toyota Innova tahun 2018, hasil sendiri senilai Rp 72,25 juta
3. Mobil Toyota Minibus tahun 2021, hasil sendiri senilai Rp 252.381.875
4. Mobil Honda Minibus tahun 2021, hasil sendiri senilai Rp 309.187.500
5. Kapal Laut/Perahu, Jeanita Kapal SPOB tahun 2017, hasil sendiri senilai Rp 5.568.750.000
Secara keseluruhan, alat transportasi dan mesin itu bernilai Rp 6.203.994.375. Ini sekaligus menjadi aset terbesar kedua setelah tanah dan bangunan yang bernilai Rp 10.462.451.760. Selain itu, Sarmuji juga punya aset lain berupa kas dan setara kas senilai Rp 3.240.601.000, surat berharga Rp 537.331.948, dan harta bergerak lainnya Rp 139,645 juta. Sarmuji juga melapor memiliki utang sebesar Rp 5.652.379.397.
Sebagai informasi tambahan, Sarmuji lahir di Surabaya pada 10 Juni 1974. Ia menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Jember dengan mengambil jurusan Manajemen. Dikutip detikFinance, ia kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Indonesia. Karier organisasinya telah dimulai sejak masih menjadi mahasiswa. Sarmuji aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan pernah menjadi Ketua Bidang PPN Pengurus Besar HMI.
Karier organisasinya telah dimulai sejak masih menjadi mahasiswa. Sarmuji aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan pernah menjadi Ketua Bidang PPN Pengurus Besar HMI. Karier politik Sarmuji kemudian berkembang di Partai Golkar. Ia pernah menjadi Wakil Sekretaris Jenderal Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) serta Sekretaris Jenderal Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).
Simak Video "Video: Daftar Perkara Fahd A Rafiq yang Hat-trick Jadi 'Pasien' KPK"
(dry/din)