ADVERTISEMENT

Cerita Kevin Bisa Jadi Orang RI Pertama yang Kerja di Pabrik Tesla Jerman

Dina Rayanti - detikOto
Selasa, 24 Mei 2022 16:24 WIB
The construction site of the new Tesla Gigafactory for electric cars is pictured in Gruenheide near Berlin, Germany, Friday, March 18, 2022. (AP Photo/Michael Sohn)
Foto: Pabrik Gigafactory Tesla di Jerman. AP Photo
Jakarta -

Kevin Nizam Nabila merupakan orang Indonesia pertama yang bekerja di pabrik Gigafactory Tesla di Berlin, Jerman. Bukan hal mudah bagi Kevin untuk bisa lolos seleksi dan akhirnya diterima menjadi pegawai dari pabrik milik Elon Musk itu.

Pria kelahiran 7 April 1997 itu mengaku telah melalui proses seleksi yang cukup panjang hingga akhirnya bisa menjadi salah satu bagian dari Gigafactory Tesla.

Kevin menyelesaikan studi sarjananya pada tahun Juni 2021 dengan mengambil spesialisasi Wirtschaftsingenieurwesen Vertiefung im Elektrotechnik atau dalam bahasa Inggris Electrical Engineering and Management di University of Applied Science Bradenburg, Jerman.

Lalu, Kevin melanjutkan studi S2 di kampus yang sama dengan spesialisasi Energi Effisiensi Teknik. Kevin kemudian melamar kerja di Pabrik Tesla di Jerman pada tahun 2021 . Kala itu pabrik tersebut masih belum mendapatkan ijin dari Pemerintah Jerman dan baru mendapatkan ijin serta di resmikan pada Maret 2022. Kevin kemudian menjadi orang Indonesia pertama yang bekerja di Pabrik Tesla di Jerman dan mulai bekerja pada 16 Mei 2022 yang lalu.

"Setelah lulus S1 pada Juni 2021, Saya mencoba melamar menjadi pegawai Tesla pada bulan Agustus 2021 dengan mengirimkan CV serta essay serta bercerita sejauh mana pengalaman selama ini yang berhubungan dengan posisi yang dilamar. Lalu mendapatkan appointment interview September awal untuk interview pertama by phone. Beruntung saya kemudian terpilih untuk mengikuti interview kedua yang dilakukan pada bulan September" ujar Kevin dalam keterangan resminya.

Kevin kemudian melanjutkan tes wawancara berikutnya dengan mulus. Namun ia tidak langsung bisa masuk, melainkan harus menunggu kontrak kerja hingga rampung.

"Interview kedua dilakukan secara offline sekaligus di tes tentang dasar-dasar elektro dan produksi mobil. Saya dapat melaluinya dengan baik karena memiliki pengalaman magang sebelum masuk kuliah di Mercedes Benz di kota Rastaat, Jerman. Eh saya dikabarin lulus tapi masih nunggu kontrak kerja yang lama tidak kunjung datang sampai sebelum puasa awal April 2022 Alhamdulillah kontrak datang. Alhamdulillah saya mulai bekerja sejak 16 Mei 2022 lalu," beber Kevin.

Posisi Kevin sendiri di Tesla sebagai Junior Production engineer yang memiliki tanggung jawab dalam manufaktur serta mengoperasikan robot produksi dan menjaga kualitas produksi Mobil Tesla model Y.

"Bangga bisa menjadi pegawai Tesla apalagi baru Kevin orang Indonesia pertama di sini. Hal lain yang membanggakan karena perusahaan Tesla ini mendukung keramahan lingkungan dan bangga lah kita bisa ikut serta menjaga kehijauan bumi" kata Kevin.



Simak Video "Elon Musk PHK Ratusan Karyawan Autopilot Tesla"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/rgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT