Satu-satunya Mobil Endang Tirtana, Komisaris Baru PT KAI Berharta Rp 10 M

Ridwan Arifin - detikOto
Jumat, 31 Des 2021 18:57 WIB
Endang Tirtana
Endang Tirtana (PT KAI)
Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjuk Endang Tirtana sebagai Komisaris Independen PT Kereta Api (Persero). Menilik sisi lain khususnya otomotif ada apa saja isinya?

Dikutip dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Jumat (31/12/2021), Endang Tritana tercatat pernah menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR). Harta tersebut dilaporkan pada 12 Maret 2021 periodik 2020.

Endang memiliki total kekayaan senilai Rp 10,3 miliar atau tepatnya Rp 10.368.971.952. Bila dirinci, sebesar Rp 3,3 miliar merupakan aset tanah dan bangunan, lalu harta bergerak lainnya Rp 340 juta, surat berharga Rp 1,5 miliar, kas dan setara kas Rp 5.237.940.000, harta lainnya Rp 484 juta, hutang Rp 712,9 juta.

Dengan harta Rp 10 miliar, Endang tak terlihat menyimpan banyak mobil ataupun sepeda motor. Sebab untuk alat transportasinya hanya tercatat satu unit mobil Honda HR-V 1.5 E CVT lansiran tahun 2018 senilai Rp 220 juta.

Tidak disebutkan Honda HR-V tersebut merupakan versi facelift atau bukan. Sebagaimana diketahui, PT Honda Prospect Motor melakukan penyegaran HR-V pada GIIAS 2018.

Namun untuk urusan dapir pacu, Honda HR-V masih dijejali mesin 1.500 cc-nya yang sanggup memuntahkan tenaga 118 dk pada 6.600 rpm dan torsinya 145 Nm pada 4.600 rpm.

Endang ditunjuk jadi Komisaris Independen PT KAI (Persero)

Endang Tirtana ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT KAI (Persero) sekaligus memberhentikan Pungky Sumadi sebagai Komisaris.

Informasi tersebut diumumkan oleh BUMN perkeretaapian tersebut di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang ditandatangani oleh Executive Vice President Corporate Secretary KAI Asdo Artriviyanto.

"Pemberhentian penugasan Pungky Sumadi, sebagai Komisaris yang diangkat berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-55/MBU/03/2017tanggal 17 Maret," bunyi pengumuman tersebut dikutip detikcom, Kamis (30/12/2021).

Lahir di Padang Balai 9 April 1981, dia meraih Gelar Sarjana di Institut Agama Islam Negeri Padang (IAIN) Jurusan Aqidah Filsafat pada tahun 2000.

Dia melanjutkan studi gelar magister jurusan Ilmu Administrasi di Universitas Krisnadwipaya, Jawa Barat (2020). Dia berpengalaman sebagai Peneliti Senior Maarif Institute For Culture and Humanity, Direktur Media Said Aqil Sirodj Institute, Direktur Indonesian Watch for Democracy, serta Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik.



Simak Video "Tiket KA Jakarta Menuju Yogyakarta-Solo Habis untuk Tanggal 27-29 April"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)